BAD GIRL AND GOOD BOY (CHAPTER 10)

bad-girl

  • Title : Bad Girl And Good Boy
  • Author : WonA
  • Length : Chapter
  • Rating : General
  • Genre : Romance, School Life
  • Cast :  Kim Sa Rang – Cho KyuHyun – Kim Yesung – Other Cast.
  • Disclaimer :This Fanfiction Is Pure Of My Imagination And The Cast Belongs Themselves

Typo is magic ^^

 

Happy Reading~

Before . . . Preview Part  . . .

“Kau harus tidur bersamaku!” Ucapan Kyuhyun yang disertai senyuman santainya itu mengejutkannya.

 

“APA?”  pertanyaan yang dilontarkan dengan sedikit berteriak itu hanya mendapat jawaban anggukan dari pria itu.

 

“Tapi . . .” Kim Sarang menggantungkan ucapannya, pikirannya mulai memikirkan hal-hal yang membuatnya bergidik ngeri. Apa yang sebenarnya Kyuhyun lakukan?

Namun dalam benaknya, ia antara ingin menolak dan tidak. Oh brengsek kau Kim Sarang! Ia bahkan memaki dirinya sendiri yang tidak bisa menolak itu semua.

Baiklah, Kim Sarang sudah menyerah. Gadis itu sudah tidak bisa bertahan dengan semuanya, hari ini adalah hari dimana ia melupakan semuanya termasuk apapun itu yang membuatnya mengingat lukanya. Saat ini Kim Sarang begitu mabuk oleh cinta Cho Kyuhyun untuknya.

 

Cho Kyuhyun membuatnya berbaring di atas tempat tidur yang begitu empuk ini, sementara dalam jarak sedekat ini pria itu masih menatapnya dengan tatapan penuh cinta.

Apakah malam ini mereka akan  . . .

 

Kim Sarang menatap Kyuhyun sangat dalam saat wajah pria itu semakin dekat dengannya, kedua kelopak matanya tertutup merasakan sesuatu yang lembut menyentuh bibirnya. Cukup lama, hingga sentuhan itu datang kembali dengan tempo yang cukup cepat.

 

Kim Sarang hanya memejamkan matanya merasakan kecupan yang Kyuhyun berikan pada bibirnya dan belaian lembut pada wajahnya.

 

Chu

 

Kyuhyun memperdalam ciumannya membuat Kim Sarang tak kuasa untuk hanya diam menerima, ia membalas ciuman itu masih dengan posisi berbaring dimana Kyuhyun berada diatasnya menumpu tubuhnya dengan tangan kirinya.

 

“Saranghae.”

 

Chapter 9 – – – Story Begin . . .

 

Kim Sarang’s Pov

 

Tangan kiriku bergetar saat Kim Yesung  meraihnya, pria itu melingkarkan cincin di jari manisku. Suara riuh kebahagiaan dapat dengan jelas kudengar saat kami berdua telah memasangkan cincin tunangan berwarna silver berkilau dengan berlian kecil yang indah ditengahnya.

 

Sekarang aku benar-benar resmi menjadi tunangan pria bernama yesung itu.

 

Pria tampan itu berjalan meminta ijinku untuk menemui rekan-rekannya yang sudah menunggunya di sudut ruangan ini. Acara pertunangan ini memang hanya dihadiri keluarga, rekan dan kerabat terdekat namun kesan mewah tidak bisa dihilangkan begitu saja. Keluarga Kim tidak main-main dan mempersiapkan acara ini dengan sangat baik.

 

Lee Hyuk Jae dan Park Hyowon menghampiriku, disusul dengan pasangan Ah Young dan Lee Donghae karena memang teman dan orang terdekatku hanya mereka dan hanya mereka yang mendapat undangannya.

 

“Ah! Menyebalkan, acaranya benar-benar menakjubkan dan kau sangat cantik.”

Hyukjae Oppa tersenyum dan mengusap rambutku gemas. Mereka berempat memang menampakkan senyum di masing-masing wajah mereka. Tapi entah mengapa aku seperti merasakan mereka tidak benar-benar bahagia dengan semua ini. sama sepertiku.

 

“Mianhae.”

Aku mendongakan wajahku yang sempat tertunduk karena memikirkan mereka saat Ah Young meminta maaf. Untuk apa?

 

“Kami hanya masih berpikir bahwa kau akan lebih bahagia jika bertunangan dengan Cho Kyuhyun.”

 

Nama itu, membuatku seketika terdiam dengan nafas yang entah mengapa begitu sulit kurasakan. Jantungku berdetak dengan rasa sakit di dalam sini, hati!

Cho Kyuhyun.

Aku benar-benar tak mampu untuk benar-benar membakar namamu di dalam hatiku.

Ini terasa sangat menyakitkan. Bahkan kenangan kemarin bersamanya, aku tidak mampu melupakannya dan selalu mengingatnya.

 

Flashback . . .

 

“Saranghae”

 

Cho Kyuhyun mengucapkan kalimat manis dengan sangat tulus usai melepaskan kontak bibirnya. Pria itu menatap gadis yang terlihat sangat cantik hari ini dengan mata sendu.

Tubuhnya bergerak untuk berpindah disisi gadis itu dan berbaring. Sementara Kim Sarang hanya terdiam dengan bingung, meski ia saat ini sudah mampu bernafas dengan cukup teratur.

Ada apa dengan Cho Kyuhyun? Bukankah dia ingin melakukannya? Kenapa pria itu sekarang berbaring disampingnya dengan melemparkan senyuman kesedihannya?

 

“Tidurlah! Kau pasti sangat lelah, aku akan memandangmu hingga aku terlelap.”

“Eoh?”

 

Keterkejutannya itu membuat Kyuhyun terkekeh, ada apa dengan gadis ini? Tidakkah ia terlihat sekarang sedang menyadari suatu hal?

“Waeyo? Kau pasti sudah berpikir yang tidak-tidak huh? Aku kan hanya bilang tidur bersama, kenapa kau – Aigoo Kim Sarang!”

Kyuhyun mengacak lembut rambut Kim Sarang membuat gadis itu terkesiap dan merasa begitu malu. Astaga Kim Sarang, kau memang sudah berpikir sangat jauh! Ia bahkan hampir menjadi gadis jalang untuk pria yang dicintainya.

 

Ia menutupi rasa malunya dengan membalikan tubuhnya hingga membelakangi Kyuhyun yang berbaring di sampingnya.

 

Hingga beberapa saat kemudian, Kyuhyun berpikir bahwa Kim Sarang sudah masuk ke alam mimpinya. Pria itu menatap tubuh gadis yang ia cintai itu begitu dekat dengannya bahkan posisinya sekarang sudah berhadapan dengannya.

Kim Sarang benar-benar cantik saat tertidur, sangat cantik. Cho Kyuhyun mengaguminya disetiap tatapannya pada gadis itu.

 

Pria itu tersenyum dengan bibirnya namun matanya menampakan sarat akan kesedihan yang mendalam.

 

“Kau membuatku benar-benar gila Kim Sarang! Aku bahkan hampir kehilangan kendaliku, aku benar-benar menginginkanmu namun aku benar-benar lebih mencintaimu. Aku tidak peduli jika aku akan menjadi bad boy nanti, namun aku sangat memperdulikanmu dan akan selalu melindungimu. Menahannya itu benar-benar tidak menyenangkan, namun membuatmu nyaman bersamaku dan mengetahui hatimu hanya untukku itu cukup bagiku meski aku menginginkanmu untuk selalu berada disisiku. Egoiskah aku? Maafkan aku, aku bahkan tidak bisa mempertahankanmu karena keinginanmu. Kim Sarang, aku mempercayai Tuhan. Ia pasti akan mengembalikanmu padaku karena aku akan selalu mengisi hatiku dengan cinta untukmu.”

 

Flashback End . . .

 

Cho Kyuhyun . . . aku mendengarnya, aku mendengarnya bergumam sebelum ia tidur.  Kalimat-kalimat yang pria itu ucapkan akan selalu menjadi lagu yang sangat indah dan akan selalu kuingat.

Bukannya menghilangkan perasaan ini, aku semakin terjerat dengan Cho Kyuhyun. dia benar-benar pria yang baik yang membuatku tak layak untuk bersanding bersamanya.

 

 

Pagi ini, kembali Yesung Oppa mengantarku berangkat sekolah. Perhatian dan perlakuannya padaku membuatku sulit untuk menolak atau bahkan menghindar, apa dia mulai menyukaiku? Menghindar dari pertanyaan itu hatiku meyakini bahwa ia menyayangiku dengan tulus. Aku bisa merasakannya.

 

Setelah mobilnya melaju, aku berdiri dalam diam. Sosok pria tampan dan tinggi itu berdiri di dekat gerbang seraya menatapku. Cho Kyuhyun, aku kembali teringat apa yang telah kami lakukan malam itu.

Kilasan memori ketika kami berciuman di tengah taman bunga dan di dalam kamar itu terlintas begitu saja membuatku harus menggelengkan kepalaku meski cara ini memang tidak berhasil.

Aku bergerak melewatinya yang masih saja memandangku dengan hati yang hancur.  Sayup-sayup aku mendengar seseorang, tidak – beberapa orang yang memakai namaku dalam obrolannya.

“Daebak! Kim Sarang si bad girl itu bertunangan dengan direktur sebuah perusahaan.”

“Benarkah?”

“Yaa, kau lihat tadi pria yang mengantarnya? Dia tunangannya. Tampan dan kaya, Kim Sarang benar-benar penggoda!”

“Apa dia dijadikan istri keduanya? Atau apa?”

“Ah, kurasa dia sudah hamil makanya cepat-cepat untuk bertunangan!”

“Aku juga berpikir begitu.”

 

 

Author’s Pov

 

Langkahnya belum bisa ia lanjutkan.

Ingin sekali gadis itu menampar wajah mereka yang mengatakan hal-hal buruk tentangnya, namun Kim Sarang benar-benar sangat malas menanggapi masalah seperti itu. Gossip ia hamil bahkan bukan yang pertama kalinya baginya.

 

Para siswi itu bergossip dengan sengaja agar sang tokoh utama mendengarnya, dengan nada iri dan menyinggung mereka memberikan penekanan penuh pada setiap kata-kata kasar dan nama Kim Sarang.

 

Cho Kyuhyun ingin menghampiri para gadis itu dengan kemarahannya yang ia tahan, pria ini tidak suka jika orang-orang berbicara buruk tentang gadis yang ia cintai.

Kyuhyun bahkan belum sampai mendekat, Kim Sarang sudah menghentikannya.

 

“Kau mau apa Cho Kyuhyun? Hentikan! Jangan pedulikan aku, atau apapun tentang diriku!”

“Kau pikir aku bisa diam saja mendengar mereka –“

 

“Hentikan! Kau tidak punya hak apapun untuk itu!”

 

Kyuhyun tidak habis pikir dengan apa yang baru saja Kim Sarang katakan padanya. Ia tersenyum pahit dan menguatkan hatinya.

“Benar, kau sangat benar Kim Sarang! Aku tidak punya hak apapun tentang dirimu. Baiklah, aku akan berusaha untuk tidak peduli lagi padamu. Kau yang memilih pilihan itu.”

 

Cho Kyuhyun menggerakan kakinya untuk melangkah dengan tempo cepat meninggalkan Kim Sarang yang mematung disana.

Pilihan itu . . . pilihan yang Kyuhyun maksud adalah pilihan yang ia pilih ketika kyuhyun mengajukan permintaan keduanya.

 

Flashback . . .

 

Kyuhyun mengantarnya hingga sampai rumah, senyum itu ingin sekali ia tunjukan namun rasanya sulit sekali. Ini berarti perpisahan mereka usai menghabiskan waktu bersama kemarin dan malam ini Kim Sarang akan menjalani pertunangannya dengan pria lain.

 

“Kim Sarang, kabulkanlah permintaan keduaku!”

 

Kim Sarang menatap Cho Kyuhyun menunggunya untuk mengucapkan apa permintaannya.

 

“Kau lakukan pertunanganmu dan buanglah aku dalam hatimu, atau hentikan itu dan menjadi gadisku yang sangat dan hanya mencintaiku.”

 

“Pilihlah!”

 

Apa? Pilihan macam apa ini? dengan melupakan kenyataan yang ada tentu saja ia akan memilih pilihan kedua. Namun bibirnya tidak bisa mengatakan itu, ia benar-benar tidak bisa. Ingin rasanya menangis dan berlari saat ini juga.

 

“Palli Kim Sarang!”

Kyuhyun mulai cemas, ia sebenarnya tidak ingin mengatakan hal ini namun pria ini juga benar-benar menginginkan kepastian dari Kim Sarang. Cinta yang utuh yang sangat ia inginkan.

 

“Mianhaeyo Aku harus membuangmu Kyuhyun-ah.”

 

 

Flashback End  . . .

 

Dan semenjak itu Cho Kyuhyun benar-benar meneguhkan hatinya untuk berusaha tidak peduli pada Kim Sarang, bukan ia mudah melupakannya namun seolah hatinya berusaha tegar dan terhasut dengan batinnya yang berpikiran buruk dan menyerah itu membuatnya tak berdaya dan harus mencoba untuk apa yang dipilih oleh Kim Sarang.

 

Kata “Membuang” memang terdengar sangat menyakitkan. Ia sendiri yang memilihnya, membuatnya bersikeras untuk untuk melupakan gadis itu meskipun sulit.

 

Waktu yang berlalu membuat Kim Sarang kehilangan keberaniannya, ia bahkan mulai merindukan sosok pria yang selalu tersenyum manis padanya.

Pernah ia mencoba menyapa pria itu, namun hatinya harus merasakan sakit karena diabaikan bahkan tatapan dingin dan benci itu menusuknya seperti belati panas yang menyakitkan.

 

Gadis itu menggenggam sebuah minuman kaleng dan berjalan mendekati sosok pria yang sedang sibuk membaca di sudut perpustakaan.

Kim Sarang meletakan minuman kaleng itu tepat di meja tempat Kyuhyun membaca bukunya. Gadis itu hanya memikirkan Kyuhyun yang akhir-akhir ini sangat giat belajar mengingat waktu ujian nasional akan semakin dekat hingga menolak untuk bergabung dengan tim basket sekolah.

 

Tanpa mengatakan apapun gadis itu melangkah melewati Kyuhyun yang sama sekali tak menatapnya setelah ia menaruh minuman itu diatas meja.

 

Belum jauh kakinya bergerak, suara dorongan kursi dan langkah kaki itu bergerak. Kim Sarang membalikkan tubuhnya dan menatap lekat Kyuhyun yang berjalan memegang buku ditangan kanannya dan tangan kirinya memegang minuman darinya. Senyumnya mengembang dan merasakan sedikit kelegaan di hatinya.

 

Tapi, senyum itu tidak bertahan lama saat Kyuhyun menyerahkan minuman kaleng itu pada seorang siswi yang sedang berdiri disana.

 

Perih! Lagi-lagi luka ini terasa sangat perih, luka apa sebenarnya yang ada dihatinya? Mengapa perihnya melebihi sayatan silet yang begitu tajam?

 

Kim Sarang memutuskan untuk tidak masuk pada pelajaran terakhir hari ini, hatinya membawanya ke belakang gedung sekolah hanya untuk menenangkan pikirannya yang sangat rumit dan melelahkan.

Hatinya selalu memaksanya untuk selalu memikirkan pria itu, Cho Kyuhyun.

 

Gadis itu menatap layar ponsel dan hanya melihat penunjuk waktu yang tertera disana. Sebentar lagi jam pulang sekolah, ia begitu malas jika pulang ke rumah.

 

Tubuhnya menegang saat mendengar percakapan beberapa siswa di balik dinding itu.

 

“Cho Kyuhyun!”

“Aku akan memberikan pelajaran pada pria sombong itu! Dia pikir dia siapa? Menolak permintaan kapten tim basket begitu saja?”


“Tenang saja sunbae, aku sudah menghubungi teman-temanku yang pandai berkelahi. Mereka  akan segera datang.”

 

“Bagus, kita akan membuat siswa pindahan itu menyesal!”

 

“Aku akan menghabisinya hingga ia terbaring di rumah sakit.”

“Ah, aku ingin sekali merusak wajahnya yang so’ tampan itu!”

“Bagaimana jika kita lumpuhkan saja kakinya hingga ia benar-benar tidak bisa berjalan.”

 

 

Kim Sarang memberanikan dirinya menghampiri kelima pria itu. Dengan wajah dinginnya ia menatap satu persatu para siswa yang terkejut melihatnya.

Kim Sarang mengingat akan suatu hal, Kim Jae Woo adalah seorang ketua tim basket yang memiliki perangai yang buruk. Kekuasaannya bahkan membuat para siswa yang lain ketakutan, memiliki emosi yang sulit dikendalikan dan tidak mau mengalah untuk apapun, siapapun.

 

“Benar-benar pengecut!”

 

“MWO?”

 

“Apa kau tidak sanggup mengalahkannya seorang diri hingga meminta begitu banyak bantuan?”

Kim Sarang mengeluarkan smirknya yang benar-benar membuat Kim Jae Woo dan temannya merasa tersinggung.

 

“Kau! Jangan berani-berani ikut campur dalam urusanku!”

 

Kim Jae Woo yang mulai emosi itu menyentuh dagu Kim Sarang dengan sangat kasar. Gadis itu hanya menatapnya semakin tajam seolah member peringatan untuk melepaskan tangan kotornya.

 

“Aku tidak tertarik dengan urusanmu!” tangannya menepis tangan Kim Jae Woo dengan keras.

 

Kim Sarang berlalu begitu saja tanpa memperdulikan beberapa pria itu yang menatapnya dengan tatapan membunuh.

 

Gadis itu mengeluarkan ponselnya masih dengan kaki yang berjalan, ia mengirimkan rekaman percakapan mereka ke semua kontak teman sekelasnya termasuk Cho Kyuhyun.

Ia memikirkan bahwa saat ini Kyuhyun pasti sudah pulang karena bel pulang sekolah sudah berbunyi sejak tadi, namun gadis itu memikirkan bersama siapa dan dengan apa ia pulang? Jangan sampai pria itu pulang sendiri. Mengingat biasanya diantar jemput oleh supir pribadinya, Kim Sarang merasa lega dalam hatinya.

 

Ia berjalan perlahan menuju halte di tepi jalan seraya memasang headset di telinganya dan mengatur playlist music yang akan ia dengar.

 

 

BRAAKK!

 

 

Sebuah sepeda motor yang datang dari belakang dengan kecepatan tinggi menabrak tubuh itu hingga membuatnya terjatuh cukup keras ke pinggiran jalan. Gaya gravitasi yang tinggi itu membuatnya menghantam permukaan bumi yang menimbulkan luka di beberapa tubuhnya.

 

Kim Sarang meringis dengan sisa tenaga yang minim. Wajahnya mengeluarkan darah disekitar pipi dan dan bibirnya. Darah yang mengalir dari atas kepalanyapun membuatnya semakin mengenaskan. Jangan lupakan luka-luka disekitar tangan dan kakinya, bahkan perutnya terasa begitu nyeri saat membentur pembatas jalan dan jatuh dengan keras.

 

Ponselnya bahkan sudah hancur akibat terpental ke tengah jalan, mengingat hantaman motor itu begitu keras dan sangat mendadak membuatnya tidak bisa menghindar sedikitpun.

 

Air matanya mengalir, tubuhnya begitu sakit bahkan ia sangat sulit bernafas. Rasanya tenggorokannya begitu tercekat, matanya tidak bisa melihat dengan jelas dan telinganya mulai tidak mendengar suara riuh beberapa orang yang menghampirinya dengan kepanikan.

 

Kim Sarang tidak mampu lagi untuk membuat tubuhnya tersadar, ia benar-benar lemah dan kesakitan hingga kedua kelopak mata itu tertutup.

 

 

To Be Continue . . .

 

Advertisements

5 thoughts on “BAD GIRL AND GOOD BOY (CHAPTER 10)

  1. Aduh spa itu yg nabrak….ap jgn2 itu ketua tim basket
    Kshn sarang rumit bgt yah jd sarang hidupnya smpe cinta pun ga berpihak…..
    Sukaaaaa bgt deh sm ff ni selain crtany bgs, seru, postny jg cpt😊. D akhr komen Sll blg next…😀

    Like

  2. Yaaa ampu. Knp sarang hrs membuang kyu sihhhh. Seharusnya sarang memperjuangkan perasaannya drpd menuruti ayah yg gak pernah peduli ma dia.
    Itu siapa yg menabrak sarang???? Apa ketua basket????

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s