BAD GIRL AND GOOD BOY (CHAPTER 12)

bad-girl

  • Title : Bad Girl And Good Boy
  • Author : WonA
  • Length : Chapter
  • Rating : General
  • Genre : Romance, School Life
  • Cast :  Kim Sa Rang – Cho KyuHyun – Kim Yesung – Kim Heechul– Other Cast.
  • Disclaimer :This Fanfiction Is Pure Of My Imagination And The Cast Belongs Themselves

Typo is magic ^^

 

Happy Reading~

 

Before  . . . Preview Chapter 11 . . .

“Geurae, aku begitu berdosa padamu. Tapi kumohon, dengarkanlah aku yang begitu merindukan adikku ini.”

 

Lagi, Kim Sarang hanya menutup rapat bibirnya dengan ekspresi dinginnya tak ingin menanggapi semua yang dikatakan kakaknya.

 

“Saat itu aku memang sangat bodoh dan egois, bahkan hingga saat ini. Sejak Appa bangkrut, aku bahkan kesulitan untuk melakukan apapun, aku tidak memiliki teman disaat aku kesulitan. . . Tawaran Eomma yang mengajakku pergi dan menjanjikan kehidupan yang jauh lebih baik membuatku melupakan kalian. Eomma menikahi pria kaya yang sudah beristri, meski aku bisa membeli apapun dan melakukan apapun, tapi aku seolah tak memiliki hak apapun. Aku pernah mencari kalian, dan mendatangi rumah kita yang dulu tapi aku tidak menemukan kalian. Mianhaeyo, karena aku tidak layak untuk menjadi kakakmu Kim Sarang.”

 

Kim Heechul merasakan kesedihan di dalam hatinya karena adiknya ini tetap saja tidak mau menerimanya, atau sekedar melihatnyapun ia benar-benar tidak mau.

 

“Keluarlah, aku benar-benar muak denganmu  . . . dan ibumu!”

 

Chapter 12 . . . Story Begin . . .

 

Kim Heechul keluar dari ruangan dimana adiknya saat ini sedang dirawat. Langkahnya benar-benar terasa sangat berat, dalam hatinya ia tidak ingin keluar sebelum Kim Sarang memafkannya,  tapi ia bisa apa adiknya benar-benar tidak bisa menerimanya saat ini.

 

Kim Heechul ingin sekali menyusul Ayahnya dan Yesung yang sedang berada di taman rumah sakit, penjelasan akan siapa sebenarnya Kim Heechul dan bagaimana perpisahan ayah dan ibu Kim Sarang itu dilakukan oleh Tuan Kim, ia tidak ingin menutupinya pada calon menantu tampannya itu. Tapi kakinya seolah tidak ingin bergerak, ia masih merindukan adiknya dan memikirkan ibunya, apakah gadis itu juga akan bersikap kasar terhadap ibunya bahkan lebih?

 

Sementara itu sosok Cho Kyuhyun yang menggenggam tangan kecil Kim Heesun memasuki ruangan Kim Sarang membuat gadis itu sedikit terkejut. Ia buru-buru menghapus jejak air matanya, tidak ingin Kyuhyun dan adiknya mengetahui jika ia habis menangis tadi.

“Apa yang kau lakukan disini Heesun-ah?”

Gadis itu menahan ekspresinya senormal mungkin.

“Tentu saja menjengukmu Eonni, Aku bosan jadi mengajak Kyuhyun Oppa bersamaku.”

Kim Heesun memamerkan deretan gigi-gigi kecilnya dan mengayunkan tangannya yang sedang digenggam oleh Kyuhyun itu.

“Bagaimana keadaanmu sekarang? Entah kenapa aku sangat merindukanmu.” Kalimat Cho Kyuhyun itu membuatnya gugup dan merasa malu, bahkan Kim Heesun tersenyum bahagia mendengarnya. Gadis kecil itu memang sangat menyukai sosok Cho Kyuhyun yang merupakan tipe idealnya untuk seorang kakak ipar.

 

“Eonni, jika kalian saling merindukan dan mencintai kenapa kau menikah dengan pria lain?”

Seketika pertanyaan itu membuatnya terdiam, jawaban apa yang harus ia berikan pada anak perempuan berumur sembilan tahun itu?

Kyuhyun tersenyum, ia sedikit terhibur karena gadis kecil yang polos ini ternyata bisa melihat kenyataanya. Sementara Kim Sarang masih saja bersikeras dengan pilihannya dan seolah menutup matanya, membohongi dirinya sendiri dengan apa yang ia inginkan dan ia rasakan.

“Oppa, aku ingin keluar sebentar. Apa kau bersedia menjaga kakakku?”

Permintaannya membuat Kyuhyun tertawa, bagaimana bisa adik Kim Sarang sangat menggemaskan seperti ini. Sikapnya seperti orang dewasa yang sedang menitipkan keluarganya itu.

“Kau mau Kyuhyun Oppa antar?”

“Shireo! Aku kan memintamu menjaganya!”

“Yaa Kim Heesun, kau ini masih anak-anak-“ Kim Sarang geram dengan sikap adiknya yang seperti orang dewasa itu.

“Ani, aku sudah besar Eonni. Dan kau seorang pasien sekarang.”

“Baiklah, jika perlu sesuatu telepon Kyuhyun Oppa eoh?”

“Nde!”

 

Kyuhyun melihat gadis kecil itu berjalan keluar dari kamar ini, ia kemudian mengarahkan wajahnya kembali pada seorang pasien rumah sakit di hadapannya.

 

Kim Heesun hendak menghubungi ayahnya dengan ponselnya, namun seorang pria dewasa yang berdiri di hadapannya membuatnya mendongak dan bertanya-tanya.

 

“Ada apa ahjussi?” Kim Heesun bertanya pada pria yang baru ia temui itu dengan santai, gadis kecil ini memang cukup pemberani dan cerdas.

“Nuguseyo? Apa kau mengenal Kim Sarang, adik kecil?” Kim Heechul berjongkok untuk mensejajarkan tingginya dengan anak perempuan yang sedang menggenggam ponselnya dengan wajah bingungnya. Pria itu sejak tadi hanya duduk di bench dan memandangi pintu kamar Kim Sarang bermaksud untuk menjaga adiknya dari luar kamar. Ia cukup penasaran dengan seorang pria dan seorang anak perempuan yang baru masuk itu.

 

“Kim Heesun, aku adik Sarang eonni. Ahjussi nuguseyo?”

 

Jawaban itu membuat Kim Heechul ingin meneteskan air matanya, bayi berumur dua tahun yang ia tinggalkan bersama ibunya itu kini sudah besar dan sangat cantik. Adiknya tumbuh dengan baik, Kim Heesun terlihat sangat cantik dan pintar seperti Kim Sarang.

“Nan Ahjussi aniya, Nan Oppa-ya. Heechul Oppa!”

Suara Kim Heechul bergetar, ia tersenyum bahagia dimana hari ini ia mendapatkan kejutan yang membahagiakannya ketika ia bertemu dengan kedua adik perempuannya.

“Heechul Oppa? Appa pernah bercerita tentang Oppa pertamaku, Heechul Oppa?”

Pria itu menganggukkan kepalanya, dan menahan air matanya yang hampir jatuh itu.

“Heesun-ah, kau mau kemana eoh? Oppa akan mengantarmu.”

Kim Heesun masih menatap pria yang menyebut dirinya sebagai kakaknya itu dengan tatapan bingung, ia harus percaya atau tidak? Karena gadis itu memang tidak pernah bertemu dengan Kim Heechul sebelumnya. Ia masih berumur dua tahun waktu itu, mana mungkin ia mengingatnya.

“Tidak perlu, Aku hanya keluar agar membiarkan Eonni bersama Kyuhyun Oppa berdua di dalam. Aku ingin mencari Appa.”

“Wae?”

“Hm?” Kim Heesun tidak mengerti dengan pertanyaan Kim Heechul yang menanyakan kenapa dengan jawabannya.

“Kenapa kau mau membuat mereka berdua bersama di dalam?”

“Mereka saling mencintai dan merindukan, Eonni begitu mencintai Kyuhyun Oppa yang sangat baik itu. Tapi Eonni harus menikah dengan Oppa yang lain karena keluarga Oppa itu melunasi semua utang Appa.”

“Apa?” Kim Heechul begitu terkejut dengan penjelasan yang Kim Heesun berikan, ingin rasanya ia tidak percaya dengan apa yang ia dengar. Tapi gadis kecil sepintar dan sepolos ini mana mungkin mengarang cerita dan membohonginya.

 

“Heechul Oppa, jika benar kau Oppa-ku apa kah kau bisa membantu Sarang Eonni? Dia sudah sangat kesulitan dan banyak menderita. Eonni sangat mencintai Kyuhyun Oppa, Tapi dia sangat bodoh. Kau bisa membantunya?”

 

***

 

“Apa kau sudah beristirahat?” pertanyaan Kim Sarang malah membuat Kyuhyun tersenyum rupanya gadis itu mengkhawatirkannya.

“Jangan khawatir padaku, kau akan semakin mencintaiku jika seperti itu.”

Kim Sarang membuang wajahnya mengalihkan pandangannya dari Kyuhyun yang saat ini sedang menggodanya. Pria itu benar-benar besikap seolah yang sebelumnya terjadi itu tidak pernah terjadi, ia juga melupakan fakta bahwa gadis yang ia goda itu merupakan tunangan pria lain.

 

Sejak Kyuhyun melihat Kim Sarang yang tergeletak di jalan dengan bersimbah darah dan luka ditubuhnya menyadarkannya untuk tidak akan pernah menyerah untuk bersama gadis yang ia cintai. Ia tak sanggup jika harus melepaskannya, sekalipun Kim Sarang akan selalu membuang dan menolaknya ia akan tetap disisi gadis yang ia cintai.

 

Cho Kyuhyun juga sudah melaporkan pria yang ia curigai sebagai pelaku dari penabrakan Kim Sarang dan menyerahkan rekaman itu. Dia mengurus semuanya, demi gadis saat ini sedang menahan perasaannya yang begitu besar untuknya.

 

***

 

Kedua pria yang sedang mengobrol serius itu menoleh saat kedatangan Kim Heechul dan Kim Heesun bersamaan. Gadis kecil itu langsung berlari dan menghampiri ayahnya.

 

“Appa, benarkah Heechul Oppa ini adalah Oppa-ku?”

Tuan Kim menganggukan kepalanya dan tersenyum.

“Lalu kenapa Heechul Oppa baru datang? Darimana saja ia?”

“Appa akan menceritakannya padamu.” Tuan Kim mengajak putrinya berjalan.

 

Kim Heechul memandang sahabatnya dengan tatapan yang bahkan sulit untuk diartikan, Kim Yesung sendiri sangat bingung dengan maksud dari tatapan itu.

 

“Yesung-ah, apa kau sungguh mencintai adikku?”

Pertanyaan Kim Heechul padanya membuat ia sedikit tersentak, apa yang harus ia jawab? Pria itu belum merasakannya, namun jika dalam tahap suka mungkin iya.

“Entahlah, ini sebuah perjodohan. Yang aku yakini bahwa aku menyukai adikmu, aku belum mengetahui apa aku sudah jatuh cinta padanya.”

 

“Baguslah, sekarang batalkan perjodohan ini!”

Yesung amat terkejut dengan apa yang baru saja Heechul katakan padanya. Membatalkan perjodohan? Mana mungkin ia melakukannya, ia sudah janji untuk ini. Dan Kenapa sahabatnya meminta hal itu darinya?

 

“Kim Sarang mencintai pria lain, dia sangat mencintai pria bernama Cho Kyuhyun. Apa kau tidak mengetahuinya?”

Yesung hanya diam dan berpikir dengan pertanyaan yang Kim Heechul ajukan, ia sungguh tidak mengetahuinya. Gadis itu tidak pernah mengatakan padanya, bahkan seolah tanpa beban menjalani perjodohan ini.

“Aku akan membayar semua utang ayahku, hentikan semuanya.”

“Heechul-ah, ini bukan soal utang ayahmu. Ibuku benar-benar ingin-“

 

“Aku mohon padamu. Bukan aku tak percaya padamu, kau bisa membahagiakannya. Tapi jika hatinya mencintai pria lain, kau akan terluka juga. Kim Sarang masih 18 tahun, Kumohon Yesung-ah.”

 

 

***

 

Usai dari kantin rumah sakit, Tuan Kim dan putri bungsunya kembali memasuki kamar Kim Sarang. Masih ada Cho Kyuhyun disana yang setia menjaga gadis cantik itu. Hingga membuat Tuan Kim sedikit tersentuh, dan semakin penasaran dengan sosok Cho Kyuhyun ini.

 

“Aigoo Cho Kyuhyun-ah, kau masih menjaga putriku eoh? Gomawoyo!”

Cho Kyuhyun tersenyum dan menundukan kepalanya ketika Ayah Kim Sarang mendekatinya dan menepuk bahunya.

 

“Ehm.. Chogi.. Ahjussi . . .”

“Wae?”

 

Cho Kyuhyun menelan salivanya dengan susah payah, tangan kanannya menggenggam tangan kiri yang terdapat jarum infuse itu dengan lembut namun dengan hati yang berdebar.

“Kim Sarang Johahaeyo.”  Kyuhyun menatap mata Tuan Kim dengan serius, sementara Ayah dan Putrinya ini terkejut dalam diam. Kim Sarang bahkan  ingin sekali mengeratkan genggamannya itu dengan jantung yang berdebar tak karuan. Kenapa Cho Kyuhyun tiba-tiba menyatakan perasaaannya terhadapnya pada Ayahnya?

 

“Maafkan aku jika aku sangat lancang dan tidak sopan, Aku sangat mencintai putri anda bernama Kim Sarang.”

Terjawab sudah kebingungan Tuan Kim akan sikap Cho Kyuhyun yang sangat memperhatikan putrinya itu. Ia baru mengetahui bahwa pria itu mencintai putrinya, tapi ia sungguh merasa kasihan pada Kyuhyun karena Kim Sarang akan menikah dengan Yesung.

 

Kim Sarang terus menggigit bibir bawahnya, ia masih dilanda kegugupan dan kekhawatiran dalam hatinya. Gadis itu juga bisa merasakan kesedihan dalam raut Kyuhyun sehingga membuat Kim Sarang tak mampu untuk memarahinya atau hanya berbicara sekedar menutupi semuanya dari Ayahnya ini.

Rasa kebahagiaan juga dapat ia rasakan, genggaman lembut dan hangat Cho Kyuhyun itu disertai kalimat yang membuat kembang api meletup dihatinya tidak dapat ia pungkiri.

 

Kim Sarang ingin melepaskan genggaman Cho Kyuhyun saat seseorang baru masuk dan menatap mereka berdua. Yesung, pria itu memandangnya ketika ia berusaha melepaskan tangan Kyuhyun namun tidak bisa karena Kyuhyun tidak akan pernah melepaskannya. Pria itu sudah berjanji pada dirinya sendiri.

 

“Kim Yesung-ssi, Aku minta maaf padamu karena aku tidak bisa melepaskan tunanganmu. Maafkan aku karena aku begitu mencintainya dan tidak ingin melepaskannya.”

 

Semuanya terdiam, Kim Heesun menatap kagum Cho Kyuhyun dengan senyumnya. Ayah Kim Sarang tidak tahu harus melakukukan apa namun ia sedikit khawatir bagaimana jika Yesung akan marah dan membatalkan pernikahannya. Sedangkan Kim Sarang hanya menundukan kepalanya tidak mampu menatap Yesung yang memandangnya ataupun Kyuhyun yang berdiri di sampingnya seraya menggenggam tangannya.

 

“Aku benar-benar tidak akan melepaskan Kim Sarang, Aku akan selalu berada disisinya dan membuatnya bahagia.”

 

 

To Be Continue . . .

Advertisements

7 thoughts on “BAD GIRL AND GOOD BOY (CHAPTER 12)

  1. Heesun sy suka km 😚 akhrny Yesung tau kl sarang cinta sm kyu tp ap Yesung mo btlin pertunangannya???
    Heechul gmn pun sarang udh byk mnderita jd wajar dia mrh at bnci sm mreka.
    Sukaaaaa kl postny cpt gini😀 next…. Makin seru…

    Like

  2. Aigoooooo kata tbc bagaikan kata yg paling aku benci unruk cerita ini
    Lagi serius2 baca dia ngongol mulu kan jadinya hmm

    Kyuhyun ahhh berjuang untuk sarang mu lahhh jinjja whaitinggg

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s