MY SWEET GIRL (CHAPTER 13 – END)

my-sweet-girl

Title : My Sweet Girl

Author : WonA

Genre : Romance

Rating : PG 13

Length : Chapter

Casts   :

  • Park Hyo Won
  • Cho Kyuhyun
  • Lee Donghae
  • Lee Hyuk Jae
  • Park Jungsu
  • (Find Yourself)

Disclaimer : This Fanfiction is Mine! Don’t Bash, Don’t Copas!

Typo is Magic ^^

Di dunia ini, sesuatu yang datang maka akan pergi, sesuatu yang terbang maka akan jatuh, dan Sesuatu yang dimulai maka akan berakhir. Waktu berputar begitu cepat, namun yang dirasakan oleh pria ini berbeda, melewati hari-harinya bahkan setiap detiknya ia merasa sangat lama. Waktunya hanya ia habiskan di meja kantor dengan pekerjaannya yang tak pernah usai.

Sudah lima tahun sejak kelulusannya, dan tentunya ia sudah menyelesaikan studinya di jenjang sarjana. Cho Kyuhyun, pria yang saat ini mengenakan kemeja warna biru langit dengan tuxedo berwarna biru dongker itu berjalan menuju ke luar dari kantornya. Pria dengan ketampanan, dan kecerdasan ini berhasil menjadi wakil direktur di perusahaan ayahnya, bukan hanya karena koneksi ia mendapatkan posisi itu, melainkan kemampuan dan pengetahuan Cho Kyuhyun lah yang lebih unggul dari pegawai lainnya.

Senja yang datang dan bulan yang mulai bersinar itu membawanya ingin cepat pada tempat ternyamannya yang sudah ia tinggali selama kurang lebih 3 tahun. Apartment mewah miliknya ini adalah dimana tempat ia datang ketika ingin istirahat dan menghabiskan waktunya ketika berlibur. Benar, tidak ada yang istimewa yang bisa ia lakukan. Hanya bekerja dan berisirahat.

[“Apa kau akan datang ke pesta pernikahan Park Aerin? Teman Woo Jung akan menemanimu ke pesta agar kau tidak kesepian.”]

Pesan yang berasal dari pengirim dengan nama “Sepupu Lee” di ponselnya itu mengingatkannya bahwa ia mendapatkan undangan pesta pernikahan Park Aerin, Ya! Park Aerin – Sahabat Park Hyowon. Akankah gadis itu datang?

***

Musik yang romantic memenuhi ball room dengan dekorasi yang indah dipenuhi bunga dan lilin.Sepasang pengantin yang baru saja mengikrarkan janji mereka didepan altar tadi siang nampak sangat bahagia, senyuman yang tulus dan kegembiraan yang terpancar dari wajah mereka berdua menyebarkan kebahagian ke suluruh ruangan ini.

“Hyung, Aku tidak menyangka kau mendapatkan istri yang begitu cantik membuatmu terlihat tampan.” Junsung memeluk kim Heechul memberi ucapan selamat pada pria yang masih menjadi boss nya ini.

“Ahjussi, Noona, Kalian berbahagialah! kalian terlihat sangat bahagia dan serasi” Goo Songjae diberi pukulan lembut dibahunya, Kim Heechul menjabat lengan pria yang sekarang berstatus mahasiswa itu dan membawanya pada pelukan khas pria oleh Heechul.

“Sudah jangan terlalu lama, aku tidak suka dipeluk olehmu Ahjussi!”Aerin hanya mampu tersenyum riang melihat tingkah pria muda dan pria dewasa itu.

Lee Donghae yang menawan itu datang dengan seorang Artis bernama Han Woo Jung membuat perhatian tertuju pada mereka berdua.

“Yaa Lee Donghae! Aku ini pengantinnya, aku Rajanya disini! Kenapa kau yang menjadi pusat perhatian?Berhenti tebar pesona!” Gurauan itu sebenarnya memang berasal dari hatinya, mereka yang mendengar hanya mampu tertawa, tanpa terkecuali Lee Donghae sendiri.Pria ini nampak sangat puas melihat Kim Heechul kesal.

“Selamat atas pernikahan kalian, cepatlah memiliki anak Aerin-ssi, sebelum suamimu mulai menua.”

“Ah nde Woo Jung-ssi aku juga mengkhawatirkan hal itu, Gomawoyo”

“Aish! Hey! tidak bisakah membuatku senang di pesta pernikahanku? Kalian benar-benar bersengkongkol untuk menjatuhkanku!” Kim Heechul membuat wajahnya berekspresi kesal seraya melipat kedua tangan di dadanya. Kembali, suasana menjadi meriah hanya karna membuat Kim Heechul kesal.

Kini giliran Cho Kyuhyun dan teman wanitanya Tiffany yang mengundang perhatian para tamu dan semua orang yang ada di ruangan ini. Park Aerin yang kini telah berganti marga menjadi Kim Aerin itu merasakan sedikit kesedihan dalam hatinya. Ia berharap gadis yang digandeng Cho Kyuhyun datang ke pernikahannya adalah sahabatnya – Park Hyowon. Namun sudah lima tahun ini ia benar-benar tak bertemu dengan sosok sahabat yang sangat ia rindukan.

Kyuhyun hanya sebentar menemui pasangan pengantin itu, hanya memberi ucapan kemudian pergi menuju meja kosong bersama Tiffany dengan segelas wine di tangannya.

“Kyuhyun-ssi, kau nampak tidak semangat. Apa kau lelah?” Tiffany memulai pembicaraan karena jujur meskipun ia senang bersama Pria ini tapi karena sejak tadi Kyuhyun hanya diam membuatnya begitu bosan.

“Ya, aku baru pulang dari kantor.” Jawab Kyuhyun seadanya.

“Kau mau pergi keluar atau kita cari tempat – “

“Tidak perlu, Aku ingin pulang.” Wajah Tiffany berubah, Cho Kyuhyun tidak seperti yang ia bayangkan. benar-benar membosankan dan menyebalkan. Dia membawa gadis ke pesta namun hanya menjadikannya pajangan dan mengabaikannya.

Tiffany mengangguk, Kemudian Kyuhyun menaruh gelasnya dan berjalan hendak akan berpamitan dengan pengantinnya – Kim Heechul dan Kim Aerin.

Namun langkahnya tidak bisa ia lanjutkan, pemandangan disana menghentikannya. Seorang Pria yang terlihat tampan berjalan dengan menggenggam lengan seorang gadis yang begitu ia … rindukan.

Park Jungsu dan Park hyowon, sepasang kakak-beradik itu berjalan dengan penuh senyum menuju sang pengantin yang menyambut mereka berdua. Cho Kyuhyun bahkan harus menahan nafasnya beberapa detik melihat gadis yang mengenakan gaun berwarna hitam glamour yang sangat pas dengan tubuhnya memperlihatkan setengah pahanya dengan high heels senada yang cukup tinggi. Ya, gaun itu cukup sexy memang, apalagi dengan model punggung yang terbuka. Rambutnya yang tergerai, bibirnya yang merah dan matanya yang indah itu membuat mata Kyuhyun sedikit berair, ia begitu merindukannya.

Aerin berlari kecil dan memeluk sahabatnya, ia tak kalah rindunya dengan gadis itu. Bahkan air matanya lagi-lagi tak terbendung.

“Bogoshipeo” Gumam Aerin yang enggan melepas pelukannya.

“Yaa!Nyonya Kim, jangan menangis huh? Make up mu bisa luntur, aigoo~ Pengantin macam apa kau ini?” Hyowon mengusap punggung Aerin, sejujurnya ia juga sangat ingin menangis namun menahannya.

Hyowon menyeka air mata sahabatnya perlahan, ia tidak ingin make up pengantin wanita ini sampai luntur. Tidak boleh ada kesedihan di pesta ini, semuanya harus bahagia.

Sementara itu, Kim Heechul dan Park jungsu juga melakukan hal yang sama, mereka berpelukan tidak sebentar. Jungsu mengucapkan selamat dan menepuk bahu sahabatnya ini.

“Kau sudah sangat tua, kau harus selalu melindunginya. Kim Aerin, selamat! Kau menjadi istri sahabatku yang menyebalkan” Jungsu tersenyum sangat tulus, tentu saja dibalas dengan senyuman yang sama oleh Aerin dan Kim Heechul.

Park Jungsu dan Kim Heechul berbincang-bincang dengan teman lama mereka. Aerin meminta untuk Hyowon mengambilkan minum yang berada disudut ruangan, dengan senang hati Hyowon berjalan menuju meja yang dipenuhi minuman dan makanan itu.

Namun langkahnya tercekat, seseorang menahannya.

Cho Kyuhyun!

Hyowon terdiam saat merasakan tangannya digenggam oleh seorang pria yang sekarang berada di hadapannya. Gadis ini hanya menatap dingin pria tampan di dekatnya.

Kyuhyun menatap wajah Hyowon cukup lama sampai ia menyadari ada perubahan pada Park Hyowon. Kyuhyun meneruskan tatapannya dari ujung kaki hingga kepalanya, benar-benar berbeda.

Hyowon yang saat ini terlihat tinggi dan kurus, sentuhan make up di wajahnya dan gaun yang sexy itu membuatnya semakin berbeda. Kyuhyun sempat tersenyum melihat bibir Hyowon yang berwarna merah menyala itu, ia tidak menyangka bahwa gadisnya begitu berubah dari segi penampilan.

“Lama tidak berjumpa Cho Kyuhyun-ssi” Kalimat pertama dari Park Hyowon itu membuatnya gemetar, ia kembali mendengar suara gadis yang ia pikirkan setiap malam. Namun sebutan “Cho Kyuhyun-ssi” membuat harapannya sedikit terkikis. Sungguh ia berharap saat pertama bertemu dengan Hyowon, Gadis itu memanggilnya dengan sebutan “Kyuhyun Oppa” dengan nada manja yang dulu sering ia ucapkan.

“Hyo, Kau berubah!” Kyuhyun masih tidak mau melepaskan tangannya, Hyowon tersenyum mendengar kalimat itu dari Cho Kyuhyun.

“Tapi Senyumanmu masih sama seperti Gadis Manisku”

“Mianhaeyo Kyuhyun-ssi, aku harus menemani Aerin disana” bukannya melepaskan, Kyuhyun malah semakin mengeratkan genggamannya.

“kau tidak merindukanku?”

Pertanyaan itu terdengar menyakitkan, Hyowon mencoba melepaskan tangan Kyuhyun namun itu cukup sulit.

“Aku harus pergi, jebal~”

Kyuhyun benar-benar tersentak, tanpa ia sadari tangannya perlahan melepaskan gadis itu.

Hyowon segera melangkahkan kakinya menuju Aerin dengan langkah yang cukup cepat.

“kenapa kau selalu memohon untuk pergi?”

 

***

 

“Supir akan mengantarmu ke Hotel, aku akan pulang terlambat. Mereka mengajakku untuk minum.” Park Jungsu mencium dahi adiknya sangat lembut.

“Iya Oppa, aku mengerti. Kau Jangan terlalu banyak minum eoh?” Kini giliran Hyowon mencium pipi kakaknya.

“Arraseo, Hati-hati di jalan. Kabari aku jika sudah sampai kamarmu, Oke?”

“Oke!”

Setelah berpamitan dengan Kakaknya dan yang lain, Hyowon menggerakan kakinya menuju pintu keluar, seorang supir telah menyambutnya dengan mobil mewah, pintu mobil telah dibuka. Saat Ia hendak masuk, Lagi! seseorang menahannya.

“Aku akan mengantarmu pulang.” Pria bernama Cho Kyuhyun ini rupanya belum puas dengan perbincangan singkatnya tadi.

Hyowon sangat hapal dengan sifat Cho Kyuhyun, ia tidak ingin menimbulkan keributan dan mengundang perhatian karena apabila dia menolak, pria ini akan memaksanya. Maka dari itu Hyowon pasrah mengikuti kemauan Cho Kyuhyun.

“Maafkan aku Ahjussi, Aku akan pulang bersamanya!” Hyowon menundukan kepalanya yang mendapat balasan yang sama oleh Supir tersebut.

Mobil hitam dihadapannya melaju, Hyowon menatap Cho Kyuhyun dengan tatapan malas. Kyuhyun membuka jas hitamnya itu dan memakaikannya pada tubuh kecil gadis yang memiliki senyuman termanis versi Cho Kyuhyun.

“Apa yang kau lakukan?” Hyowon berniat melepaskannya namun tidak bisa, Kyuhyun terlalu bersikeras.

“Ini bukan adegan drama yang romantis, aku hanya tidak ingin melihat punggungmu yang terbuka itu!”

Kini mereka sudah berada di dalam mobil super mewah berwarna silver milik Wakil Direktur Cho Kyuhyun, meski masih ada perasaan yang mengganggunya Kyuhyun tetap bahagia bisa duduk disamping Hyowon. Ia melirik gadis yang sedang duduk di kursi sebelahnya, namun matanya membulat saat sesuatu yang ia lihat cukup mengganggunya. Shit! Dress yang Hyowon kenakan benar-benar memperlihatkan setengah paha mulusnya.

*Bruk! Sebuah selimut tidak terlalu tebal itu kini berada di pangkuan Hyowon.

“Mwoya?” Pekik Hyowon yang tidak mengerti mengapa Pria yang duduk di kursi kemudi ini memberikannya selimut.

“Argh! Aku bukan tidak suka melihatmu cantik dan sexy, tapi aku takut hilang kendali karena gaunmu yang terlalu pendek dan terbuka itu.”

Hyowon kesal, ia memalingkan wajahnya. Dasar Pria mesum!

“I’m so happy to see you, My Sweet Girl!” Tidak ada balasan apapun dari gadis ini, membuat Kyuhyun berdecak kesal. Benar-benar di luar dugaan.

“Ya, Kau lama tinggal di Amerika, Setidaknya berbicaralah! English! aku juga sangat mampu melakukannya, kau diam saja sejak tadi!” Keluh Cho Kyuhyun yang menatap lurus ke jalan.

“Aku tidak akan memelukmu sampai kau mengatakan kau merindukanku.” Kyuhyun benar-benar menahan seluruh perasaan dan pertanyaannya saat ini. sejujurnya ia sangat ingin marah dan bertanya, meminta penjelasan, memeluk, bahkan mencium, namun ia harus menahannya sampai gadisnya benar-benar siap. ya, Kyuhyun tahu, Hyowon saat ini masih ingin bertindak seperti yang dirinya sendiri inginkan. bertemu dengannyapun sudah membuatnya tertekan.

“Aku tahu kau pasti akan menjelaskannya suatu saat nanti, aku akan menunggunya. Kau tenang saja, Aku tidak bisa berpaling begitu saja padamu! Aku juga tidak mengerti mengapa aku begitu bodoh hingga menunggumu sampai waktu yang lama seperti ini. Hah~ Kau membuatku gila Hyo!”

Meski hyowon tak berucap sedikitpun, Kyuhyun tetap saja berbicara dan berusaha membuat Gadis ini senyaman mungkin. Hyowon keluar dari mobil Kyuhyun, ingin sekali mendekap gadis itu. tangan Kyuhyun rasanya sangat gatal ingin merengkuh tubuh Hyowon ke dalam pelukannya.

“Aish! Aku bisa menahannya” Gumam Kyuhyun menggertakkan  giginya.

“Mengemudilah dengan baik Kyuhyun-ssi, hati-hati di jalan!” Hyowon melepaskan jas yang ia pakai kepada pemiliknya.

“Masih mengkhawatirkanku rupanya, Terima kasih Hyo-ya” Kyuhyun tersenyum, ia melihat hyowon yang berjalan menjauh darinya.

[“Kau sudah mengantar Hyowon pulang? sekarang pulanglah! Ibu Cho ingin mengatakan sesuatu!”]

Kyuhyun sampai bosan melihat ponselnya, setelah lima tahun berlalu orang yang rajin mengirimi pesan untuknya bukan lagi Park Hyowon, melainkan Lee Donghae yang kini membuka sekolah music.

Kyuhyun datang dengan wajah tersenyum seraya melonggarkan dasinya.

“Park Jungsu” Nyonya Cho bergumam rendah namun masih dapat terdengar oleh Kyuhyun sehingga ia menoleh dan segera menghampiri ibunya.

“Kenapa eomma menyebut nama kakak Hyowon?” Tanya Kyuhyun penasaran.

“Dia Kakakmu!”

DEGG!

Seolah dinding besar menghampirinya, Kyuhyun bahkan sulit mencerna apa yang dikatakan oleh ibu kandungnya ini, Apa Maksudnya?

“Aku pernah menikah dengan Tuan Park, Dia putra pertamaku, Dia Kakakmu Nak!” Kyuhyun ingin sekali menganggap ini sebagai lelucon, namun melihat tatapan ibunya dan Lee Donghae membuatnya tidak bisa memungkiri bahwa ia sungguh terkejut dan belum bisa menerima kenyataan ini.

Sebelumnya, Donghae yang pulang lebih awal bertemu Nyonya Cho – Bibinya yang menyambutnya. Lee Donghae nampak bahagia dan memamerkan foto-fotonya tadi di acara pernikahan temannya, bahkan ia bercerita Kyuhyun bertemu Cintanya. Namun wanita yang merupakan ibu dari Cho Kyuhyun itu sangat terkejut melihat sosok pria yang berada di foto itu. – Park jungsu!

“Mintalah penjelasan pada Hyowon, aku rasa ini adalah salah satu alasanya!”

 

***

 

Kyuhyun benar-benar sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Hyowon, Mobilnya ia kemudian sangat cepat. Mereka membuat janji untuk bertemu di taman  yang biasa mereka kunjungi sebelumnya.

“Aku mengetahuinya, Adik Tiri!”

Hyowon tercekat, kalimat pertama yang Kyuhyun katakana membuatnya terdiam.ia berpikir bahwa apakah Kyuhyun sudah mengetahuinya?

“A-apa yang – “

“Nae Eomma, Ibu Kandung Kakakmu huh?”

Hyowon menelan salivanya sendiri dengan susah payah, Kyuhyun mengetahuinya!

“Jika kau tidak ingin menjelaskannya, aku akan memaksa Park Jungsu untuk . . .”

“Aku akan menjelaskannya Kyuhyun-ssi!”

Hyowon mengajak Kyuhyun untuk duduk di kursi taman ini, mungkin memang ia harus jujur saat ini. Sebelumnya Hyowon mendengar dari Kim Heechul bahwa hampir setiap hari Kyuhyun menanyakan apakah ada kabar tentang Hyowon pada Aerin, hingga membuat istrinya bosan. Kyuhyun lebih diam dari biasanya, tidak jarang ia menghabiskan waktu di cafénya hanya menghabiskan minumannya dan menatap beberapa pegawai yang sedang berjalan membawa pesanan, Kim Heechul bisa menebak bahwa Kyuhyun benar-benar merindukan Hyowon. Semua yang Kim Heechul pikirkan dan ia lihat ia ceritakan pada adik sahabatnya ini, berharap agar permasalahan asmara mereka bisa dipecahkan.

“Saat Jungsu Oppa masih kecil, kedua orang tuanya bercerai dan pria kecil yang malang itu tinggal bersama ayahnya. Seorang wanita menikah dengan ayahnya, dan memberikan seorang putri dari pernikahan mereka. Namun ternyata Park Jungsu berpikir bahwa Wanita dan putrinya itu adalah penyebab ibunya pergi sehingga ia sangat membenci seorang anak kecil – putri ayahnya yang merupakan adiknya sendiri. Itu juga bukan karena kemauanya, Jungsu yang masih kecil harus rela menerima kenyataan pahit tentang perpisahan orang tuanya dan menerima ibu baru dalam kehidupannya, belum lagi Ayah dan Ibu barunya sangat sibuk. Kami berdua bertemu dengan kedua orang tua kami hanya di akhir pekan, itupun kami tidak pernah menghabiskan waktu bersama, hanya melihat kedua orang dewasa itu pulang dan mencium kami kemudian masuk ke kamar mereka. mau bagaimana lagi? mereka begitu menyukai pekerjaanya. Aku tidak bisa menyalahkan mereka”

Kyuhyun merasakan bahwa gadis ini benar-benar kesepian saat ia masih kecil, hanya Park Jungsu yang menemaninya, namun itu sama sekali tidak terlihat dari prilaku Hyowon yang selalu menampakan kecerian seperti gadis yang tumbuh dengan penuh kasih sayang orang tuanya. ia menyadari, bahwa pemikirannya salah. Sebelumnya Cho kyuhyun selalu berpikir bahwa ayahnya adalah orang yang sangat tidak memikirkan keluarganya, karena pria itu hanya pulang ketika lelah dan menghabiskan waktu saat akhir pekan, membawa ibunya kemanapun jika ada pertemuan di luar kota bahkan luar negeri. Tuan Cho sering melakukan itu sejak Kyuhyun masuk SMA. Kini ia benar-benar sadar, Hyowon bahkan merasa kesepian sejak ia masih kecil itu tapi tidak pernah menganggap Ayah Ibunya jahat.

“Kau benar-benar anak yang manis” Puji Kyuhyun sangat tulus membuat Hyowon tersenyum.

“Seiring berjalannya waktu, Park Jungsu juga berubah, ia semakin menyayangiku. namun mengetahui Kau adalah putra dari ibunya, ia tidak bisa menerimanya. Saat di rumah sakit Oppa memintaku untuk tidak berhubungan denganmu. Maafkan aku!” Hyowon tertunduk.

“Actingmu lebih baik dari Han Woo Jung, aku sampai ingin menangis karena mendengarmu hanya ingin menyakitiku.”

“Memang benar! awalnya seperti itu . . .”

“APA?” Kyuhyun terkejut bukan main, awalnya ia berpikir itu hanya akal-akalan Hyowon agar bisa membuatnya menyingkir, namun apa – nyatanya awalnya seperti itu.

“Awalnya memang seperti itu, tapi – “ Kyuhyun tersenyum dan langsung memeluk tubuh mungil Park Hyowon.

“Tapi kau benar-benar jatuh cinta meski aku sudah menyakitimu dan dirimu sendiri telah menyakitiku karena pergi begitu lama. aku tahu Hyo, Kau sangat mencintaiku”

“Kau masih saja narsis . . . “

“Park Hyowon! Apa yang kau lakukan dengannya?” Seseorang berjalan dari arah belakang menghampiri mereka.

“Oppa!”

“Ayo kita pulang – “

“Hentikan, Jungsu-ssi! Apakah salah jika aku mencintai adikmu? Dia bahkan bukan putri ibuku yang merupakan ibumu!” Kyuhyun menahan tangan Jungsu yang hendak meraih Hyowon.

Keduanya bertatapan, tatapan mereka berbeda sesuai dengan apa yang mereka rasakan.

Seorang wanita datang dengan pria yang berjalan di belakangnya. Nyonya Cho dan Lee Donghae, mereka datang bersama.

“Kumohon Jungsu-ya, jangan hukum adik-adikmu karena kesalahanku!”

“Eomma” Desah Kyuhyun melihat ibunya yang meneteskan air mata.

Park Jungsu terdiam, ia menunggu ibu kandungnya untuk menjelaskan semuanya.

“Aku saat itu benar-benar tidak tahan pada Appamu yang selalu mementingkan pekerjaannya, kami selalu bertengkar tanpa memperdulikanmu. Maafkan aku, aku mohon maafkan ibu . . . Jungsu-ya. .”

“Eomma meninggalkanku bukan karena aku huh?” Jungsu yang tidak  tahan melihat ibunya ini segera ia memeluk wanita yang begitu ia puja, yang selalu ingin ia lindungi ini.

“tentu saja bukan. Mianhaeyo anakku!”

 

***

Setelah semuanya dijelaskan, bahkan Kyuhyun terus mencoba meyakinkan bahwa ia benar-benar mencintai adik dari kakaknya ini akhirnya Park Jungsu membuka hatinya. Sebenarnya Jungsu juga tidak benar-benar tega, setelah Hyowon meninggalkan korea gadis itu hanya diam di kamar dengan senyum yang dipaksakan. Hyowon memang mengurus tubuhnya dengan baik, namun ia benar-benar tidak peduli dengan hatinya sendiri. Alih-alih tidak makan, Gadis itu beralasan dia sedang diet dan membuat kakaknya entah harus bagaimana lagi.

“Aku tidak suka adik sepertimu, kau terlalu tampan!” Cho Kyuhyun tersenyum mendengar pujian dari seorang pria bernama Park Jungsu itu.

“Aku selalu berharap agar aku memiliki seorang kakak karena aku anak tunggal, tapi jika kakak sepertimu akan menyusahkanku maka aku hanya ingin diriku sendiri. Lee Donghae saja membuatku sulit, apalagi dirimu?”

“Aku benar-benar akan menjaga Hyowon dari pria manapun!”

“Sight! Menyebalkan!”

Kedua Pria ini kemudian menoleh pada dua orang wanita dan seorang pria yang sedang tertawa bersama yang berada tak jauh dari mereka. terlihat Hyowon memeluk ibu dari Cho Kyuhyun dan Park Jungsu, dan kemudian Lee Donghae memeluk gadis itu.

“Aisht! Pria brengsek itu!” Kedua pria yang merupakan saudara se-ibu ini nampak kompak ketika melihat gadis yang mereka sayangi dipeluk pria lain itu. Keduanya saling bertatap ketika merasakan bahwa ternyata mereka melakukan hal yang sama.

“Kau tidak akan melarang aku memeluk dan mencium adikmu kan?” Kyuhyun mulai bertingkah, ia meminta ijin pada kakak gadisnya sekaligus kakaknya ini dengan sangat frontal.

“Aneh rasanya jika adik perempuanku dan adik laki-lakiku berciuman!” Jungsu mengacak-acak rambutnya frustasi.

“Kami sudah melakukannya, dan akan terus melakukannya!”

“Yaa, Cho kyuhyun!”

“Mianhae Hyung, adikmu sangat manis dan begitu menggemaskan!”

“Aku sudah tahu, dia memang begitu menggemaskan, melebihi boneka besar berwarna putih yang sangat jelek itu!” Kyuhyun terkejut mendengar Jungsu membahas boneka besar, yang mana lagi kalau bukan boneka dari Kyuhyun yang dibawakan Lee Donghae ke rumah sakit saat Hyowon dirawat.

“Adikku membawanya dan selalu memeluknya ketika tidur!” jungsu dan Kyuhyun tersenyum, Syukurlah! Hyowon masih sangat menyukainya, Kyuhyun begitu lega rasanya.

Cho Kyuhyun dan Park Jungsu berjalan menghampiri Ketiga orang yang sangat penting dalam hidup mereka masing-masing.

“Aku akan mengantar ibu pulang!” Ucap Park Jungsu yang kemudian ditolak oleh Lee Donghae.

“Tidak bisa, aku bagaimana? aku tidak suka saat di mobil sendirian!” Nyonya Cho tersenyum melihat keponakan suaminya yang sangat dekat dengannya ini.

“Woo Jung menanyakanmu, dia sudah menunggu di apartmentnya. Kenapa kau mengabaikannya?” Kyuhyun memamerkan ponselnya tanda bahwa Woo Jung mengirim pesan padanya.

“jinjjayeo? Ah! Ponselku di Mobil, ah geuraeyeo aku pergi dulu eoh. Sampai bertemu lagi Dewi Hujanku” Lee Donghae melakukan fly kiss pada hyowon yang mendapat kepalan tangan dari Park Jungsu dan Cho Kyuhyun. Kedua wanita ini hanya bisa terkekeh melihat kakak beradik itu.

Jungsu merangkul ibunya, mereka hendak menuju mobil berwarna putih milik pria bermarga Park itu.

“Jangan lupa berkunjung ke rumah paman setelahnya Oppa, aku akan menyusul nanti!” Hyowon mengingatkan bahwa mereka berdua telah berjanji akan berkunjung ke rumah Paman Oh.

“Ah Hyung! beri pelajaran pada sepupumu bernama Oh Sehun itu, dia mencuri ciuman pertama Park Hyowon saat  adikmu masih dibawah umur!”

“MWO??” Tatapan tajam Park Jungsu dibalas dengan senyuman malu oleh Hyowon, ingin rasanya ia pukul kepala Cho Kyuhyun karena mengatakan hal itu didepan kakaknya dan Nyonya Cho.

“Argh! Bocah itu, awas kau Oh Sehun!”

Mereka berdua melanjutkan langkah mereka.

“Aku senang, Kau memiliki adik seperti Cho Kyuhyun dan Cho Kyuhyun memiliki kakak sepertimu! aku selalu mendoakan kebahagiaan kalian. Eomma sangat mencintai kalian”

“Aku juga eomma, eomma juga harus selalu bahagia eoh?”

“Nde!”

 

***

 

“Apa kau mau menikah denganku?”Tanya Kyuhyun yang tanpa diduga-duga pria itu melemparkan pertanyaan yang sangat mengejutkan.

“Apa kau sedang melamarku?” Bukannya menjawab, Hyowon malah berbalik Tanya. Kyuhyun menganggukkan kepalanya.

“Aku belum mau menikah kalau Oppa-ku juga belum menikah!”

“Dia bahkan belum memiliki pacar, bagaimana bisa menikah? Menyebalkan!”

“Aku merindukanmu Kyuhyun Oppa!”

Kyuhyun hampir saja loncat-loncat mendengar kalimat itu dari mulut Park Hyowon.tanpa buang-buang waktu ia memeluk gadisnya, sangat erat, sangat hangat dan sangat penuh perasaan.

Hyowon tersenyum dalam dekapan Kyuhyun, ia mencium aroma Kyuhyun yang ia rindukan. Kedua tangan Kyuhyun menangkup pipi Hyowon dan langsung mendaratkan bibirnya pada bibir gadisitu dengan lembut.

CHUP

CHUP

CHUP

Tiga kali dengan tempo yang tidak terlalu lama Kyuhyun mengecup bibir mungil Park Hyowon kemudian di akhiri kecupan pada puncak kepala gadisnya. Hyowon hanya bisa merona, sesekali ia menggigit bibir bawahnya karena perlakuan Kyuhyun.

“Aku sangat merindukanmu gadis manis, ah~ lihatlah! pipimuu merah” Kyuhyun tertawa, sedangkan Hyowon kembali menyembunyikan wajahnya dengan memeluk pria tampan yang begitu ia cintai.

“Aku sangat merindukanmu hingga aku hampir gila Kyuhyun Oppa, disana aku selalu merawat tubuhku hingga seperti ini. Aku tumbuh menjadi wanita yang sangat diinginkan oleh semua pria, bahkan banyak yang menawariku iklan karena kecantikanku! Kau juga tergila-gila kan?” Hyowon melonggarkan pelukannya untuk menatap wajah kekasihnya.

“Benar, aku semakin tergila-gila padamu! kau jauh semakin cantik!” Kyuhyun kembali membawa kepala gadis ini ke dadanya untuk mendekapnya. Kerinduan akan memicu untuk selalu bersama-sama, tidak ingin terpisahkan, dan hanya ingin selalu bersama.

“Hwaa~ My Sweet Girl, neomu neomu . . . Saranghaeyo!”

 

***

“Yaa Lee Donghae, apa kau bertemu dengan Kekasih Cho Kyuhyun huh?”

“Mianhaeyo, aku hanya merindukan dewi hujanku!”

“YAA!! Sudahlah, aku tidak jadi menerima lamaranmu!”

“Aigoo~ Sayang, jangan seperti itu eoh?”

“ish! kenapa di musim panas dia masih menjadi dewi hujanmu?”

“Jangan marah, kau kan menjadi Ratu Lee Donghae”

 

***

 

“perjalanan bulan madu kita kan bulan depan, kenapa kau berkemas hari ini yeobo?”

“Kita akan pergi nanti sore!”

“Apa?”

“untuk apa menunda-nunda lagi, kau akan mengulurnya lagi karna pekerjaanmu! Andwae! Kita harus berangkat hari ini!”

“yeobo~ aku belum. . .”

“Serahkan saja pada Junsung Oppa, dia akan mengurus pekerjaanmu!”

“yeobo …”

 

***

 

“Dasar bocah sialan, kenapa kau mencium adikku saat masih kelas 1?”

“Mianhae Hyung, aku tidak mengerti harus bagaimana lagi aku menghentikannya menangis, dia sangat cengeng dan berisik!”

“pukul saja bokongnya Jungsu-ya! hahaha”

“Nde Paman Oh, aku akan memukul bokongnya dengan keras!”

***

>> “Hyowon-ssi, ah aku tidak terbiasa, tapi aku harus membiasakannya. jika aku terus menyebutmu Noona, aku akan selalu menyukaimu! Gomawoyo, karena kau telah kembali dan menjadi semakin cantik! aku memang belum bisa melupakanmu, tapi aku selalu ingin melihatmu bahagia. Cho Kyuhyun menang, ternyata aku tidak ada apa-apanya dibandingkan dia. Aku sering melihat dia seperti mayat karena merindukanmu. Berbahagialah! Aku akan berkunjung nanti”

<< “Gomawo Song Jae-ya, aku begitu merindukanmu! Kau juga harus bahagia eoh?aku akan menunggu kunjunganmu! cepatlah lulus! Hwaiting ^^ !”

>> “Ah Jebal, harusnya kau tidak membalas pesanku! aku jadi ingin menangis karena belum bisa melupakanmu. Aigoo! Noona Saranghaeyo~”

<<“ kkkkk~ Nado Saranghaeyo Song Jae-ya!”

>> “YAA Noona! Jebal~ T.T”

 

“YAA! Kembalikan ponselku Kyuhyun Oppa!”

“Kau masih saja selingkuh, Aigoo~ Bocah ini mengirimkan pesan dengan perasaannya yang. . . err!!”

“Tidak sopan membaca pesan orang lain !!”

“Hahaha, dia berbeda denganku, aku mengatakan “noona” setelah mengakhiri perasaanku dengan gadis yang lebih tua dariku, dia malah sebaliknya!”

“Kau sangat puas ya?Ck!”

“Tentu Saja! Neo! Nae yeoja! Ma Sweet Girl!”

“Arraseo, Wakil Direktur Cho!”

“Kajja Kita bersenang-senang, tempat yang ingin kau kunjungi dulu sangat bagus untuk berkencan, Sungai Han memang tempat yang sangat indah!”

“Neomu yeppeuda~ Jinjja!”

“SARANGHAEYO!”

 

***

“Aku mengerti sekarang, jatuh cinta itu terasa sangat mudah dan sangat sulit. Namun yang paling sulit adalah menahan kerinduan. Dasar Manisan! Aku bahkan menunggumu sangat lama, belum pernah aku menunggu seseorang atau hal apapun selama itu. Aku selalu bersugesti di tahun pertama itu adalah sebuah tantangan darimu yang pernah kau katakan akan menantangku untuk tidak bertemu selama 1 tahun. Apa? Aku salah, Aku bahkan selalu memakan buah strawberry, tapi itu membuatku semakin merindukanmu! Jangan bermain-main lagi denganku, aku benar-benar tidak bisa tahan untuk membawamu menjadi milikku seutuhnya, bersiaplah untuk menjadi Nyonya Manisnya Cho Kyuhyun!”

 

“Kau mengejutkanku, Nyonya Cho? Haruskah kita menikah muda? Aku merasakan hal yang sama denganmu Kyu, akan tetapi selama aku merindukanmu aku selalu berharap dan menantikan untuk kembali bersamamu, berada disisimu, Pria Sejuta Peson Cho Kyuhyun!”

 

-[][][]- THE END -[][][]-

 

Advertisements

3 thoughts on “MY SWEET GIRL (CHAPTER 13 – END)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s