MY SWEET GIRL (CHAPTER 10)

my-sweet-girl

Title : My Sweet Girl

Author : WonA

Genre : Romance

Rating : PG 13

Length : Chapter

Casts   :

  • Park Hyo Won
  • Cho Kyuhyun
  • Lee Donghae
  • Oh Sehun
  • Park Jungsu
  • (Find Yourself)

Disclaimer : This Fanfiction is Mine! Don’t Bash, Don’t Copas!

Typo is Magic ^^

 

PREVIEW PART. 9

 

Hari mulai petang, setelah acara selesai Hyo Won bergegas menuju Sekolah – dimana Kyuhyun sedang bermain basket dengan teman-temannya. Ia disuruh menemuinya di halte dan kemudian pergi ke Tempat dimana Hyo won ingin pergi, namun ia sengaja untuk memberi kejutan yang manis akan kedatangannya. Dengan semangat Hyowon berjalan menuju lapangan basket tertutup itu dengan mengendap-endap.

Ia memilih pintu sudut kanan yang akan ia masuki. langkahnya terhenti melihat hanya ada dua orang disana.

“Aku datang hanya untuk bertemu denganmu!”

“ . . .”

“Aku begitu merindukanmu, aku ingin kembali bersamamu! bukankah kau sangat mencintaiku?”

“Ya, aku sangat mencintaimu”

 

PART. 10 BEGIN . . .

 

“Ya, Aku sangat mencintaimu”

Mendengar ucapan itu berasal dari si pemilik bibir sexy –Cho Kyuhyun, Hyo Won memundurkan langkahnya dan berbalik. Ia memutuskan untuk menunggu Kyuhyun di halte saja. Ini adalah masalah pribadi Kyuhyun yang menurutnya tidak penting.

Entah kenapa dengan jantungnya, berdetak cukup cepat. Hyowon bahkan harus mengatur nafasnya berulang kali, menghentak-hentakkan kakinya seolah ada sesuatu yang mengganggunya.

“Apa dia butuh waktu? Apa kubatalkan saja ya?” Tanya Hyowon nampak bingung.

Beberapa menit berlalu, ia cukup bosan hingga ingin memutuskan untuk menghubungi Kyuhyun lewat ponselnya. Saat mencari-cari ponselnya di tas, Sebuah mobil dengan pengemudi Cho Kyuhyun bersama seorang wanita di sampingnya melintas melewatinya begitu saja.

Hyo Won berhasil menemukan ponselnya, tapi ia tidak melihat Kyuhyun melintas dengan mobilnya. Setelah mencoba menghubungi ponsel kyuhyun namun sama sekali tidak ada jawaban.

Kemudian ia sempat berpikir dengan wajah wanita itu.

 

“Han Woo Jung?” ingatan hyowon kembali ke waktu saat dia diantar pulang oleh Kyuhyun usai bekerja. nama itu yang dibicarakan Kyuhyun dengan Donghae.

 

“Artis Han Woo Jung, Woaa~ Cho Kyuhyun mempunyai yeojachingu yang menakjubkan” pujian itu terdengar seperti tak percaya dan ada rasa iri didalamnya

Setelah dua jam menunggu, akhirnya Hyowon memutuskan untuk pulang ke rumahnya, toleransi keterlambatan untuk pria itu sudah melewati batasnya dan Hyowon tidak ingin terlalu berharap banyak lagi pada Cho Kyuhyun. Namun sebuah mobil berhenti tepat di depannya.

 

“Yaa Park Hyo Won, ayo cepat masuk!” teriak seorang pria dari dalam mobil.

Gadis ini sangat bingung mengapa ada pria itu disini? namun ia segera melangkah dan masuk ke mobil berwarna putih itu.

“Sehun-ah, kenapa kau disini?” Tanya Hyowon setelah memukul lengan pria bernama lengkap Oh Sehun ini.

“Aku disni untuk menjemputmu, ayo ikut aku! Besok libur panjang kan? Kumohon bantulah aku!”

“Pantas saja kau baik padaku, rupanya kau menginginkan bantuanku”

 

-[]-

 

Cho Kyuhyun melempar tasnya ke sembarang arah ke atas ranjangnya. Ia benar-benar kalut hari  ini, bagaimana bisa ia bertemu dengan Cinta pertamanya?

 

FLASHBACK – – –

 

“Mau apa kau kemari?” Kyuhyun nampak tidak suka dengan kedatangan perempuan yang ada dihadapannya ini

 

“Aku datang hanya untuk bertemu denganmu!”

 

“ . . .”

“Aku begitu merindukanmu, aku ingin kembali bersamamu! bukankah kau sangat mencintaiku?”

“Ya, aku sangat mencintaimu”jawab Kyuhyun yang kemudian perempuan itu menggenggam tangannya.

ia melihat tangannya yang dipegang oleh Han Woo Jung ini langsung dilepaskan dengan cepat.

“Aku sangat mencintaimu dulu, kau tahu artinya ‘dulu’?” Woo Jung terkejut mendengar hal itu.

 

“Aku akan menjelaskan semuanya padamu.”

 

“tidak perlu, aku tidak membutuhkannya.” Kyuhyun sempat ingin berbalik, namun dengan cepat Woo Jung memeluknya sangat erat.

 

“Geurae, aku tidak akan menjelaskannya hari ini. Kau mungkin begitu terkejut melihatku. Tapi nanti kau harus mendengarkan penjelasanku eoh?” Kyuhyun hanya mampu terdiam mematung membiarkan Woo Jung memeluknya.

 

“Ayo Pulang!”

 

Kyuhyun mengacak kasar rambutnya, ia bingung mengapa hati dan pikirannya menyulitkannya. ia bingung apa yang harus ia lakukan pada mantan kekasihnya itu?

Kyuhyun meraih tas yang sebelumnya ia lempar itu, mencari-cari benda berteknologi canggih itu.

setelah menekan layar ponselnya, ia menemukan beberapa panggilan tak terjawab. Terdapat 1 panggilan tak terjawab dari kontak bertuliskan “My Sweet Girl” yang membuatnya bergetar. Sial! ia melupakan sesuatu tentangnya. Sore ini ia berjanji untuk mengganti kencan yang gagal saat Hyowon kurang sehat dan ia melupakannya. Dengan cepat ia memanggilnya kembali.

 

Sangat lama, tidak ada balasan sama sekali dari si pemilik ponsel yang dihubungi membuat Cho Kyuhyun merasa ingin membanting ponselnya karena tidak berguna. beberapa kali hingga akhirnya Hyo Won mengangkatnya.

 

“Yeoboseyo!”

 

“Kenapa Lama sekali menjawabnya?” Pekik Kyuhyun yang merasa kesal setelah menghubungi yeoja ini beberapa kali dan dibuat menunggu.

 

“Kau ini, hanya beberapa menit kau menunggu aku menjawabnya sudah semarah ini.” Jawab Hyowon.

 

‘Aku mencemaskanmu bodoh!’ umpat Kyuhyun di dalam hatinya.

 

“Bagaimana denganku Oppa? Aku menunggumu lebih dari 2 jam tapi kau tidak datang”

 

“Be-benarkah? kau menungguku selama itu?” Kyuhyun merasa menyesal akan hal itu ia tertunduk lemas mendengar Hyo Won menunggunya selama itu.

 

“nde, jika saja aku tidak mengetahui hal itu . . . aku mungkin akan menunggumu sampai kau datang”

 

“Hal apa?” Tanya Kyuhyun sangat ingin tahu.

 

“Kau bertemu dengan seorang perempuan cantik dan terkenal, jadi mungkin kau membutuhkan waktu lebih bersamanya.”

Jawaban Hyowon sukses membuat Kyuhyun terdiam. Entah mengapa Kyuhyun sebenarnya tidak suka jika Hyowon mengetahuinya, ini semakin rumit nantinya.

 

“Bagaimana dengan kencannya?” Tanya Kyuhyun setelah terdiam cukup lama.

 

“Kurasa kita batalkan saja, aku sudah pergi kesana tadi! Jadi tidak apa-apa”

 

“Mwo? Apa maksudmu sudah pergi kesana?”

 

“Seseorang datang menjemputku dan aku pergi kesana sebentar.”

 

“Nuguya?”

 

“Tidak penting. Yang penting adalah, ada sesuatu yang ingin kukatakan.”

Hywon menarik nafas panjangnya dan memejamkan matanya sejenak. sepertinya ini adalah keputusan yang cukup sulit baginya.

 

“Kita hentikan permainan ini. Aku sudah cukup bosan dan lelah, mari kita kembali seperti biasanya Cho Kyuhyun-ssi”

Kyuhyun mengepalkan tangannya, ia tidak terima dengan Keputusan Hyo Won yang pernah ia buat sebelumnya. Otaknya berpikir bagaimana bisa menolaknya, namun ini benar-benar sulit baginya. setelah terdiam cukup lama akhirnya Kyuhyun bersuara.

 

“Baiklah, Kau sudah bukan permen karetku lagi Park Hyo Won. Aku membuangmu!” kalimat itu terucap begitu saja dengan nada datarnya.

 

“Nde, aku tutup teleponnya.”

 

*

 

“Argh!!!” Kyuhyun memekik. kenapa hari ini begitu berat baginya? Haruskah ini berakhir?

Namun beberapa saat Kyuhyun memikirkan alasan apa yang membuat Park Hyowon memutuskan hal ini, benarkah ia sudah lelah? atau karena Han Woo Jung?

 

Lagi, ia terus memandangi ponselnya yang tak berdering sama sekali. Biasanya sebelum tidur akan ada pesan dari kontak bertuliskan ‘My Sweet Girl’ berisi ucapan selamat tidur. Sekarang ia tidak mendapatkan itu lagi, Hyo Won benar-benar berhenti melakukannya untuk Cho Kyuhyun.

Ponselnya berdering, dengan semangat yang membara ia segera ingin membukanya. Namun sayang, si pengirim pesan bukanlah orang yang ia inginkan. Dengan malas ia membukanya, namun betapa terkejutnya pesan itu berisikan gambar seorang yeoja yang sangat ia kenal dengan seorang namja yang sama sekali tidak ia tahu.

[“Kyuhyun-ah, apa kau putus dengan siswi tingkat dua ini? mengapa ada foto mesranya dengan namja lain? aku mengambilnya dari SNS yeojachingu-ku yang sekolah di Seungri. Dia bilang itu pacarnya”]

 

Pesan dilengkapi dengan gambar itu membuat Kyuhyun kembali mengepalkan tangannya, ingin sekali memukul pria yang berfoto bersama Hyowon itu.

“Sial, setelah memutuskan hubungan denganku dia langsung berkencan dengan pria brengsek ini? Hah! Apakah pria ini yang bersamanya berkencan tadi sore menggantikanku huh? Dasar Pria Brengsek!”

Kyuhyun mengatur nafasnya, ia kemudian berusaha membuat semua itu biasa saja. Kini ia berada dilayar LED memainkan video game kesukaanya. namun sayang, biasanya ia selalu menang, karena beremosi dan memikirkan tentang Hyo Won ia selalu kalah dan menjadi semakin emosi.

Pria tinggi ini beralih ke meja belajarnya, namun saat hendak menyentuh bukunya sebuah boneka besar itu kembali mengingatkannya ketika ia bolos bersama Park Hyo Won. Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya dan menuju dapur untuk meminum sesuatu yang bisa membuatnya lebih fresh.

 

“Kyuhyun-ah, kau belum tidur huh?” Tanya Lee Donghae yang sedang memegang gelas berisi jus jeruk itu. Tiba-tiba kyuhyun merebut jus jeruk itu dari tangan Lee donghae dan meminumnya hingga habis membuat sepupunya ini bingung melihatnya.

 

“Waeyo? Apa kau terbangun dari tidurmu karena memimpikan Dewi Hujanku?” Kyuhyun menatap tajam setelah mendengar lee donghae menanyakan itu.

 

“Kau habis berkencankan?” Tanya donghae lagi meski pertanyaan pertama dan keduanya belum dijawab oleh Kyuhyun.

 

“Bagaimana kau tahu soal kencan?” Tanya Kyuhyun akhirnya membuka mulutnya.

 

“Tadi setelah acara selesai, Guru Lee akan mentraktir kami makan, tapi Dewi Hujan terburu-buru ingin pulang. Dia bilang pada yang lain ada sesuatu yang harus dikerjakanny, tapi ia memberitahuku kalau kau memintanya datang. Aku sempat cemburu, belum lagi tadi kulihat di akun SNS nya dia menuliskan kata “Kencan”. Bukankah itu sangat terlihat hahahaha” Donghae tertawa namun melihat ekspresi Kyuhyun yang tak biasa ia menghentikan tawanya.

 

“Kenapa? ada yang salah?”

 

“Aku tidak berkencan Hyung, dia berkencan bukan denganku! Aku juga melupakan janjiku untuk bertemu dengannya, aku membuatnya menunggu cukup lama, aku bertemu dan mengantar pulang Han Woo Jung”

 

Donghae terkejut mendengar penjelasn Kyuhyun, ia hanya mampu diam. Belum lagi nama Han Woo Jung itu membuat jantungnya berdebar cukup cepat.

 

“Kami menghentikan permainan ini, lelucon ini sudah benar-benar berakhir! Dia yang memintanya, Kurasa itu karena ia melihat kami dan mengetahuinya. Juga mungkin karena Namja yang berkencan dengannya mala mini”

 

“Kau bahagia jika lelucon ini benar-benar breakhir?”

 

“Tentu saja, dia tidak akan menggangguku dan bersikap manis lagi padaku!”

 

“Benarkah? berpikirlah Cho Kyuhyun! Siapa yang kau pedulikan? Han Woo Jung atau Park Hyo Won? Siapa yang lebih kau pikirkan? Seberapa penting mereka? Sesering apa kau memikirkannya? Han Woo Jung yang datang atau Park Hyo Won yang pergi? Kau masih mencintainya atau kau jatuh cinta padanya?”

 

Pertanyaan-pertanyaan Lee Donghae itu membuatnya membeku, ada apa dengannya? mengapa ia begini? ia bahkan tak mampu menatap sepupunya yang sejak tadi menatapnya tajam. Bukan karena donghae begitu mencintai Woo Jung, tapi karena ia begitu mengkhawatirkan Cho Kyuhyun. Pria ini tahu benar bahwa Kyuhyun telah jatuh cinta pada adik kelasnya, namun karena Cho Kyuhyun terus mengingkarinya mensugestikan penolakannya membuat hatinya benar-benar kacau.

 

-[][]-

 

Kyuhyun memutuskan untuk bertemu dengan Woo Jung di Café Heexy, beberapa orang disana cukup heran dengan Kyuhyun yang mengobrol dengan seorang artis Han Woo Jung. Artis terkenal ini menarik perhatian banyak orang, namun setelah meminta pengertian akhirnya mereka memahaminya dan seolah-olah tidak memperdulikannya.

“Kenapa pacar gadis kecil kita bersama artis itu?” Tanya Junsung pada Aerin yang sedang membantu kekasihnya di meja kasir.

“Molla, sahabatku sedang tidak berada disini ia malah selingkuh”

“Haruskah kita memberi pelajaran pada bocah itu?” Sung Min yang datang membawa baki itu nampak emosi setelah memberikan minuman pada Kyuhyun dan Woo Jung.

 

*

 

“Cepat Jelaskan! aku tidak ingin salah paham dan bingung lagi” Kyuhyun menatap lekat mata Woo Jung yang indah itu.

 

Flash Back

 

Han Woo Jung, seorang gadis cantik dan berbakat. Ia selalu menjadi pusat perhatian para pria di Sekolahnya, ia berci-cita menjadi seoang aktris yang hebat. di Sekolah ia sering mengikuti pentas drama. Hingga suatu saat ia lulus casting menjadi salah satu cameo di sebuah drama di televisi. Kyuhyun mengagumi Woo Jung yang merupakan kakak kelasnya ini, mereka berbeda 2 tahun. Perhatian Kyuhyun yang sangat berbeda dengan pria lainnya itu membuat Woo Jung tertarik, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk saling menyayangi. mereka berdua sama-sama cinta pertama mereka masing-masing. Kyuhyun merasa bahwa Woo Jung adalah gadis yang sempurna, dengan wajah yang cantik, cerdas juga sangat mandiri dan dewasa. itu yang membuat Kyuhyun jatuh Cinta padanya.

Namun, sebelumnya Donghae menaruh perasaan yang sama pada gadis itu. mereka bertiga memang sangat dekat, hingga Donghae mengetahui bahwa perasaan Woo Jung hanya untuk Cho Kyuhyun. Donghae memutuskan untuk pergi ke Jepang bersama Ayah dan Ibunya saat kelas 3 SMP.

Kemudian, saat ulang tahun Woo Jung yang ke-19 seorang reporter menanyakan tentang asmaranya, benarkah ia dekat dengan seorang siswa SMA Kelas 2? Woo Jung membenarkan, namun ketika ditanyakan namanya apakah Cho Kyuhyun gadis itu diam, kemudian ia menjawab Lee Donghae, bukan Cho Kyuhyun yang kencan dengannya.

Semenjak wawancara itu ditayangkan seluruh media mencari tahu tentang Lee Donghae, karena Pria itu sedang berada di Jepang maka sulit sekali menemukan informasinya, namun berselang beberapa bulan Woo Jung mengkonfirmasi bahwa hubungannya sudah berakhir, mereka sekarang bersahabat.

Kyuhyun yang marah akan kabar itu ingin sekali mengetahui kebenaranya, namun Woo Jung selalu menghindarinya, dan semakin menjauh. berbeda pada Lee donghae, ia selalu memberi kabar padanya.

 

“Ini demi karirku Kyuhyun-ah, aku memang egois. Tapi Ayahmu pernah datang menemuiku untuk tidak melanjutkan hubunganku denganmu”

“Abeoji?”

“Benar, ia memberikan sebuah kontrak iklan dan drama padaku sebagai imbalannya. awalnya aku menolak, tapi ia menjelaskan bahwa ia begitu tak menyukaiku. Dan jika sampai semua orang tahu kau kekasihku dan aku belum memutuskan hubungan denganmu, ia akan mempersulitku. Beliau menjelaskan bahwa ini tentang masa depan Kyuhyun, untuk melindungimu. Namun dalam hatiku aku berjanji akan kembali padamu karena aku masih mencintaimu”

 

“Bagaimana dengan Lee Donghae?”

 

“Sebelum ia pindah ke Jepang, ia mengatakan bahwa ia mencintaiku namun tidak ingin memilikiku, aku selalu memberi kabar padanya karena aku ingin mengetahui kabarmu. Ketika aku ke jepang, aku menemuinya dan menjelaskan semuanya. Dia juga memberitahuku bahwa kau masih memikirkanku, maka dari itu aku selalu mencoba menghubungimu meski kau tidak pernah menjawabnya. Saat itu aku masih tidak percaya bisa terlibat cinta segitiga dengan adik kelasku. Aku minta maaf karena telah egois padamu dan padanya” Woo Jung memegang kedua tangan Kyuhyun.

Seseorang datang dengan wajah lesunya, ia berjalan menuju Park Aerin, Junsung, dan Sungmin yang sedang memperhatikan dua orang di meja paling ujung.

 

“Apa yang kalian lihat huh?” suara nyaring itu menyadarkan mereka bertiga.

 

“Kau? darimana saja huh? Kami mencarimu sejak tadi” Aerin nampak kesal karena ponsel Hyowon tidak bisa dihubungi,

 

“Ah aku – “ ucapan hyowon terhenti ketika melihat dua orang disana terlihat sangat hangat dengan saling menggenggam tangan dan menatap.

 

“Yaa! Kau tidak boleh menatap pemandangan neraka itu adik!” Junsung mencoba menutup mata Hyowon namun gadis ini menepisnya.

 

“Mwoya? dia sudah bukan siapa-siapa aku lagi, aku sudah mencampakannya” Hyowon tersenyum sinis dan membanggakan dirinya sendiri meski sebenarnya hatinya begitu tersayat.

 

“Jeongmallyeo?” mereka bertiga kompak mempertanyakan kebenaran atas pernyataan Hyowon ini. Hyowon mengangguk tanpa beban dan berjalan menuju dapur.

Woo Jung kembali memakai kaca mata hitamnya berjalan mendahului Kyuhyun yang masih duduk dengan pergulatan pikirannya. Sejujurnya terlintas dipikirannya tentang Hyo Won, ia masih belum mengetahui kabar gadis itu sampai saat ini.

Kyuhyun kemudian berjalan menuju pintu keluar, namun sebelum itu ia mendengar tentang nama seorang gadis yang sedang ia pikirkan.

“Kasihan sekali uri hyowon, ia bahkan tidak tidur dan makan karena namja itu. Sekarang ia datang melihat mantan kekasihnya sedang berpegangan tangan, dan rasanya menyakitkan bukan?”

“Benar, tadi aku melihat wajahnya seperti sudah tidak punya kekuatan untuk apapun”

“Dia sedang sakit, tapi harus melihat pemandangan yang lebih menyakitkan bukankah itu siksaan?”

Park Aerin, Junsung, dan Lee Sungmin tak henti-henti membicarakan tentang hyowon dan terkesan dilebih-lebihkan. Kyuhyun merasa cemas karena mendengar jika Hyowon tidak tidur dan makan bahkan sakit saat ini.

“Akh!” suara kesakitan itu terdengar oleh telinga mereka berempat, bergegas menuju dapur. Meski terdapat larangan bahwa yang boleh masuk hanyalah pegawai namun Kyuhyun tidak menghiraukan hal itu.

Terlihat hyowon yang terduduk dibantu berdiri oleh Kim Heechul yang berada di ruangan yang sama, Kyuhyun segera menghampiri dan memegang tangannya.

“Kenapa? sakit? Dimana?”

Melihat Kyuhyun yang sangat cemas dan meneliti tubuhnya apakah ada yang terluka membuatnya terkejut dan hanya bisa menatapanya tanpa berkata,

“Uri Hyowon, gwenchanayeo?” Tanya Junsung

“Kenapa Pria ini disini?” Kim Hee Chul berteriak namun tidak diperdulikan oleh Kyuhyun

“Yaa! Jawab aku, kau sakit?” Kini nada Kyuhyun semakin mengeras, ia benar-benar cemas saat ini.

“A- aniya, aku tidak apa-“

“Jangan bohong! Kau sedang sakitkan? Kenapa bekerja? Ayo ikut aku ke Rumah Sakit” saat Kyuhyun menarik tangan hyowon, ia menahannya.

“Aku tidak apa-apa sungguh, kau tidak perlu bersikap seperti ini Kyuhyun-ssi”

“Yaa-“

“Hentikan, Lelucon itu sudah berakhir”

 

-[]-

 

Saat ini mereka berdua tengah berada di taman dekat café heexy berada. Kyuhyun benar-benar menahannya, ia ingin sekali mendekap gadis ini ke dalam pelukannya.

“Aku hanya mendengar kalau kau sakit dari mereka bertiga” tutur Kyuhyun dibalas senyum hyowon yang menertawakan kebodohan pria itu.

“Wae?” Kyuhyun bingung dengan ekspresi gadis ini sekarang.

“Mereka membodohimu, aku sama sekali tidak sakit! aku juga mendengar mereka berkata bahwa aku tidak tidur. itu semua bohong, semalam aku tidur dengan nyenyak karena sangat lelah. Aku makan cukup banyak di pesta seseorang.”

“Kau datang ke pesta dengan seorang pria?” Tanya Kyuhyun sedikit takut dengan kebenarannya.

“Benar”

“Apa Kau semudah itu huh? sebenarnya kau ini gadis yang seperti apa? haruskah kau lakukan itu? berkencan? berpelukan, berfoto mesra, apa itu menyenangkan? kenapa tidak kau lakukan denganku saja hah?” Kyuhyun berteriak emosi. ia mengeluarkan apa yang ada dalam hatinya saat ini.

“Cho Kyuhyun-ssi, ada apa denganmu? Entah mengapa sekarang aku berpikir bahwa kau jatuh cinta padaku, benarkah?”

Kyuhyun terdiam mendengar pertanyaan Hyowon yang dilontarkan padanya, ia masih bingung jawaban apa yang tepat. Ia sendiri masih bingung dengan perasaan yang hinggap dihatinya.

 

*CHUU~

 

Jantung Kyuhyun berdetak sangat cepat, ia merasakan getaran bahkan seperti ada aliran listrik yang menerjang tubuhnya. Benarkah ini? Hyowon menciumnya? ia membulatkan matanya menatap wajah hyowon yang sangat dekat dengannya, taka da jarak sama sekali. gadis ini begitu cantik bahkan saat memejamkan matanya. Kyuhyun menutup matanya merasakan debaran jantungnya dan sentuhan lembut di bibirnya. tangannya berusaha untuk memeluk gadis ini namun Hyo won menjauhkan tubuhnya,

 

“Mianhaeyo, aku melakukan itu karena kau diam saja” Kyuhyun heran dengan apa yang baru saja gadis ini katakana bahkan ekspresinya biasa-biasa saja, apakah ia sedang mempermainkannya?

 

“Mwo? Apa maksudmu?”

 

“Kau tidak bisa menjawabnya kan?”

 

“Hyowon-ah, aku – “

 

“Kyuhyun-ah, kenapa kau lama sekali?” Seseorang datang menghampiri dan meraih lengan Kyuhyun.

 

“Aku menunggumu lama di mobil” protes Woo Jung.

Kyuhyun hanya diam menatap Woo Jung dan Hyo Won bergantian.

 

“Dia siapa?” Tanya Woo Jung yang heran dengan mereka berdua.

 

“Teman Lee Donghae”

 

Jawaban Kyuhyun sukses membuat hati Hyowon terluka, dia bahkan tidak mengatakan temannya melainkan teman sepupunya. sebesar itukah cinta Kyuhyun pada Woo Jung hingga tidak ingin membuat gadis disampingnya khawatir.

 

“Annyeong haseyo Woo Jung-ssi, ya aku teman Lee Donghae, kau mengenalnya?” Hyowon membiasakan dirinya seolah tidak ada apa-apa dengan hatinya.

 

“Tentu saja, dia adalah pria yang baik” Jawab Han Woo Jung tersenyum sekilas.

 

“Kau harus meralatnya Woo Jung-ssi, Lee Donghae Sunbae adalah Pria yang sangat baik. Dia begitu memperdulikan orang lain dan –“

 

“Cukup! Kau tidak perlu membicarakn pria lain di depan kekasihmu Park Hyo Won!”

 

“Apa?” Woo jung sangat terkejut mendengar pengakuan Kyuhyun sedetik yang lalu, bahkan Hyo won ia sempat menahan nafasnya beberapa detik.

 

“Benar, Woo Jung Noona, dia adalah Kekasihku sejak dulu, namun kami baru meresmikannya tadi saat kami berciuman beberapa menit yang lalu.”

 

“Yaa, Kyuhyun-ah, Jangan bercanda . . . Kita baru saja akan memulainya kembali”

Hyo Won masih terdiam mencerna situasi seperti apa ini.

 

“Aku tidak bercanda, aku memulainya kembali bersamamu untuk persahabatan kita”

 

“Kau sengaja melakukan ini untuk membuatku cemburu kan?” Woo jung menahan emosinya dan mengeratkan genggamannya pada Lengan Kyuhyun

Pria ini kemudian melepaskan genggaman itu dan menarik Hyowon ke dalam dekapannya.

 

“Tidak sama sekali”

 

“Dia adalah teman Lee Donghae, dan Dia adalah Gadisku Park Hyo Won, Gadis termanis milik Cho Kyuhyun!”

 

 

To Be Continue – – –

 

 

Advertisements

4 thoughts on “MY SWEET GIRL (CHAPTER 10)

  1. Ah cieeeeeee apa itu hyowon kmu chu kyuhyun hahahaa ga bisa bayangin ekspresi kyuhyn kya gmna
    Dan apa itu kyuhyun ngakuin klo hyowon pacarnya ahaha heol apa itu , peran apa yg mereka lagi jalanin

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s