SEXY DANCE (ONESHOOT)

sexy-dance

Title               : Sexy Dance

Author            : WonA

Genre             : Romance

Rating            : General

Length            : Oneshoot

Cast                : Eunhyuk (Lee Hyuk Jae) Park Hyo Won  –  and Other Casts

Disclaimer      : This Fan Fiction is original story of mine, The cast Belongs

Themselves, don’t copy paste and don’t bash me!

 

Ini adalah sebuah fanfiction yang saya buat dengan Cast namja utama adalah Eunhyuk Super Junior –Special For My Husband Eunhyuk a.k.a Lee hyuk Jae at his birthday.

Dibuat dan diposting tanggal 4 April tahun 2013 silam di Fanspage sebelumnya

Saengil chukkahamnida Uri Lead Dancer Super Junior Eunhyuk oppa . . . Saranghamnida

 

Typo is Magic~

Happy Reading . . .^^

☼ ☼ ☼ ☼ ☼ ☼ ☼ ☼ ☼ ☼ ☼ ☼ ☼ ☼

 

::::: Biarkan perasaan ini menari-nari di sebuah ruang kosong bernuansa merah muda dalam balutan hangatnya kasih sayang dan sentuhan lembut penuh cinta :::::

::::: aku ingin menjadi sebuah udara bebas yang sangat kau butuhkan setiap detiknya, tanpa melihatku kau mampu merasakanku bahwa aku terus bersamamu ::::

 

Suara gemuruh dan sinaryang sangat membuat organ indera penglihatan menutup rapat-rapat sementara dan kembali terbuka dengan suguhan pertunjukan yang memukau dan membuat siapapun tak ingin meninggalkan ruangan penuh cahaya disertai lautan manusia denganjeritan histerisnya.

Sebuah pagelaran konser musik yang mampu membius kelompok manusia terkhususkan para kaum hawa ini telah menjadi sebuah pertunjukan konser musik yang ditunggu-tunggu dari beberapa waktu sebelumnya.

Ya . . . Super Junior, sebuah Boy Group yang telah mempunyai nama besar ini menggelar konser tour dunia yang ia namakan “Super Show 5”.

Seoul ibukota Negara Ginseng Korea Selatan dimana merupakan tempat asal Group yang bernaung di SM Entertainment itu menjadi Heboh seperti tahun-tahun sebelumnya ketika Konser ini digelar.

Seorang namja dengan tuxedo warna hitam dengan kemeja putih di dalamnya ini berjalan menuju bagian depan panggung dengan gaya khasnya. Tak ayal teriakan-teriakan histeris dari penonton menyertai langkahnya.

Namja ini tersenyum seraya membenarkan jasnya.

“apa kalian masih semangat?? Let me hear your scream!!!!” pekiknya mendekatkan tangan kanannya ke telinganya.

“LEE HYUK JAE . . .. !!!!!!!!!!”

Pekikan itu terdengar sangat keras dan kompak, seraya menggerak-gerakan light stick berwarna sapphire blue dan banner yang penuh dengan nama-nama member Super junior itu.

“WOW~ Aku mencintai kalian” ucapnya melemparkan senyumannya.

::::::Menari dengan desiran darah yang bergejolak disertai  perasaan sulit termaknai. Dekatkan tubuhmu! :::::::

Tiba-tiba lampu menjadi redup dan kemudian gelap semuanya, hanya nyala cahaya dari bagian penonton.

Alunan Musik mulai diputar, tempo yang cukup slow dan terdengar sangat lembut.

Dalam gelap ini Eunhyuk masih mampu melihat sesosok yeoja yang memakai pakaian berwarna hitam yang memperlihatkan bahunya dengan sebuah topeng yang menutupi wajahnya.

Eunhyuk berpikir yeoja di hadapannya ini adalah seorang dancer yang dipersiapkan crew untuknya menari bersama.

Sorot lampu dengan focus ke arah Eunhyuk dan yeoja bertopeng ini semakin menambah suasana romantis yangterjadi di atas panggung sana.

Kaki lenjang yeoja itumulai bergerak dengan lembut seirama dengan alunan musik,  kedua tangannya menyentuh punggung Eunhyuk dari arah belakang, dengan cepat namja ini menarik lengan dancer itu hingga membawa ke hadapannya.

Lengan yeoja itu ia hentakan tanpa melepaskan genggamannya.

Wajahnya mendekat dengan cepat ke arah leher jenjang yeoja itu.

Gerakan tarianpun dimulai, membuat semua penonton tak henti-hentinya berteriak histeris akan penampilan apik di atas panggung sana.

Jujur, Eunhyuk seperti terbawa suasana disini. Namja ini merasakan bukan seperti tarian yang dituntut untuk sebuah pertunjukan. Dia dapat merasakan yang berbeda dari sorot mata dancer itu.

Sesungguhnya, ia tahu yeoja yang sedang menari bersamanya bukanlah dancer professional yang memang sering berlatih dengannya, konteksnya crew menyiapkan seorang penonton yang mampu menari untuk menari bersamanya sebagai kejutan. Tapi jika yeoja yang memakai pakaian hitam dengan topeng berwarna gold dan celana pendek disertai high heels yang senada ini adalah seorang penonton beruntung, mengapa namja ini mampu merasakan kenyamanan dalam hatinya ?

Tanpa melepaskan pandangannya pada dancer yang meliuk-liukan tubuhnya seperti ular dengan image sexy ini, namja yang sangat mahir dalam soal menari ini menunjukan aksi dancenya seraya terus mendekat dan menyentuh pinggang yeoja itu. langkah kaki yang serempak, keduanya seolah pasangan penari yang sering berlatih.

Eunhyuk membuka jasnya ke sembarang arah membuat ia terlihat sangat sexy.

Teriakan semakin menjadi-jadi ketika dancer itu mengalungkan kedua tangannya ke leher mulus Eunhyuk dan yeoja ini membalas dengan melingkarkan tanganya ke pinggang yeoja itu kemudian melakukan gerakan dansa yang lembut hingga musik berhenti.

Dengan nafas yangbergemuruh dan peluh yang menetes di seluruh bagian parasnya ini, namja yang memiliki gummy smile itu menatap intens yeoja yang hampir tidak mempunyai jarak dengannya.

Lamunannya terhentiketika yeoja itu melepaskan tangannya dari leher Eunhyuk dan membungkuk ke arah penonton, begitu juga dengan eunhyuk.

Standing-applause diberikan oleh para penonton setelah aksi dance yang sexy itu dipertunjukan.

Namja ini berjalan di belakang dancer itu menuju back stage.

“Agashi~” seru Eunhyuk seraya menggenggam pergelangan tangan yeoja itu menahannya pergi.

Yeoja yang mempunya tinggi 162cm ini berbalik.

“waeyo??” tanyanya

Eunhyuk sempat tersentak mendengar suara yeoja itu, suara  yang sudah tidak asing lagi di telinganya.

“bisakah kau melepaskan penutup wajahmu itu??” pinta Eunhyuk dengan sedikit ragu.

Tanpa menjawab, yeoja ini melepaskan topengnya dan menyibakkan rambut yang menutupi wajahnya itu.

“NEO!!!”

↖ ↗ ↘ ↙ ↖ ↗ ↘ ↙ ↖ ↗ ↘ ↙↖ ↗ ↘ ↙

Seorang yeoja tengah bergumam kecil dengan earphone di telinganya.

“I can’t forget your love~

“YAAKK!!!” pekik seorang namja yang membuatnya  sedikit tersentak dan menghentikan aktivitasnya. Namun kembali melanjutkan bersenandung sebuah lagu milik Boy Group 2PM itu.

“Hmm~”

“Yaak!! Park HyoWon tuli!” pekik namja itu lagi merasa jengkel karena diabaikan.

“MWOO?” balas yeoja bernama Hyo won itu menunjukan wajah kesalnya.

“mengapa kau mendengar dan menyanyikan lagu milik group lain, harusnya kau mendengarkan laguku! GULLIVER ” tukas Eunhyuk dengan menekan kata terakhir pada kaliamat yang ia ucapkan.

“Gulliver?? Apa itu sebuah judul lagu? Aku baru mendengarnya” tanya Hyo Won dengan nada meremehkan.

“ishh~ jinjjayeo!!Tidak bisakah kau sedikit menunjukan rasa ketertarikanmu dengan Super Junior??”

“Well~ actually I really want to love Super Junior . . . but I don’t like the one of members, his name is Lee Hyuk Jae!!!”

“YAKK!! Jugulhae????”

“Ahjumma  . . . Lee Hyuk jae mau membunuhku . . ..” adu Hyo Won dengan sedikit berteriak.

Park Hyo Won merupakan sahabat namja bernama asli Lee Hyuk Jae itu sejak sekolah dasar, mereka bahkan bersekolah di tempat yang sama hingga di awal tahun pelajaran sekolah menengah atas, yeoja ini harus pergi meninggalkan korea dan menetap di New York  hingga sekarang.

Namun, kemarin yeoja ini memberi kejutan atas kedatangannya yang tanpa diketahui oleh siapapun. Yeoja berusia lebih muda dua tahun dari Eunhyuk ini kembali menginjakan kakinya di negeri romantis ini dalam rangka liburan singkatnya.

Tak heran jika Hyo Won sangat dekat dengan Nyonya Lee karena keluarga mereka menjalin hubungan baik sejak dulu.

₪ ₪ ₪ ₪ ₪ ₪ ₪ ₪ ₪ ₪ ₪

Kini rembulan tampaknya enggan menghapus sinarnya meski sang fajar telah datang menyambut hari baru. Hembusan angin yang terasa sangat dingin ini membuat makhuk Sang Pencipta Agung tak ingin untuk sekedar keluar dari rumahnya itu.

Termasuk dengan yeoja bernama Hyo Won ini, ia masih ingin berlama-lama dengan selimut tebal yang melilit tubuhnya di ruang yang telah dipasang penghangat ruangan ini.

“ireona putrid cantik . . .” ucap Nyonya Lee membangunkan Hyo Won dari tidurnya.

“ehmm~ ahjumma . .. ” gumam hyo won masih menutup matanya.

“ireona nona Park .. . bukankah kau berjanji mau mengantarkan Cup Cake untuk anak-anakku di Super Junior??”

“MWO ??? hhhhh~ .baiklah. . . .”

“Annyeong haseyo!!!” sapa Hyo Won setelah memasuki sebuah ruangan yang dipenuhi namja-namja tampan yang sibuk dengan aktivitasnya masing-masing itu.

Para member Super Junior ini baru saja melakukan latihan untuk persiapan Super Show berikutnya.

“Eunhyuk-ah . .igeyo!” ujar Hyo Won seraya menunjukan kotak yang berisi Cup Cakes itu.

“mwoya?” Tanya Eunhyuk seraya berjalan menghampirinya.

“Hwaa HyoWon-ssi???” seru kyuhyun setelah meneguk air putih dalam botol yang ia genggam itu.

“Annyeonghaseyo!” sapa Hyo Won yang kedua kalinya,

Nampaknya yeoja ini sedikit malu dan canggung  dengan namja-namja yang berada disini. Meski sebenarnya ia mengetahui dan menyukai sifat member Super Junior yang ramah itu.

“oneul neoreul neomu yeppo” puji donghae membuat Hyowon tersipu malu.

Namun ekspresi Eunhyuk sepertinya tak suka akan pujian yang diberikan temannya pada yeoja dihadapannya ini.

“aku hanya ingin mengantarkan kue untuk kalian dari ahjumma Lee.”

“eomma eunhyuk hyung memang sangat baik…” sela Ryeowook muncul dengan handuk yang menggantung di lehernya.

“aku sudah tahu!” sergah eunhyuk menyombongkan dirinya.

“kajja kita habiskah!!!” pekik Shindong telah siap menyerbu kotak berisi kue manis itu

∞∞∞∞∞∞∞∞∞∞

“untuk apa kau mengajakku ke tempat ini? Menunjukan tarianmu?” Tanya Hyo Won dingin.

“nde! aku sangat mahir menari kan??” Tanya Eunhyuk seraya berkacak pinggang dan lagi-lagi menampakan ekspresi sombongnya yang menurut yeoja di hadapannya ini sangat tidak pantas.

“cih!! Aku lebih suka Ham Taecyeon 2PM yang memiliki perut lebih six pack darimu. Dengan tinggi185 cm, menguasai lebih dari tiga bahasa dan mempunyai senyum yang manis!!” sergah Hyo Won sontak membuat Eunhyuk membulatkan matanya.

Namja ini sungguh takpercaya akan apa yang baru saja keluar dari mulut sahabatnya itu.

“Yakk!! . . .ishh!! Sudahlah aku tidak ingin berdebat denganmu.” Kali ini namja yangmemiliki sebutan Dance machine itu hanya mendesah pasrah, tak ingin sebuah pertengkaran terjadi karena hal sepele.

“jawab pertanyaanku! Mengapa kita disini??”

“aniya~ hanya saja disini tidak ada orang . . .”

“maksudmu?”

“sudahlah~ aku hanya bercanda Park Hyo Won!! Oh ya, sejak kapan kau bisa menari?? Perlu kuakui gerakanmu sangat keren saat itu”

“tidak usah memaksakan dirimu untuk memberikan pujian kepadaku!” sergah Hyo Won dengan wajah yang menampakan ekspresi tak suka terhadap namja di dekatnya ini.

“apa yang terjadi denganmu? beberapa tahun yang lalu tiba-tiba kau meninggalkanku, tapi setelah kembali lagi sepertinya kau sangat membenciku. Padahal bukankah dulu kau sangat menyukaiku?” Tanya eunhyuk dengan sedikit menggodanya.

“apa kau begitu cemas padaku??”

“tentu saja . . .meski dulu kau sangat menyebalkan, tapi jika kau pergi begitu mendadak dan tak memberi kabar, aku juga sedikit kehilangan” jawabnya menyandarkan tubuhnya ke dinding dekat kaca yang berukuran lebar itu.

“gojitmal! Bukankah kau senang aku tak tinggal di rumahmu lagi? Aku yakin kau pasti mengadakan perayaan atas kepindahanku! Benar-benar pembuat omong kosong” cibir Hyo Won yang tak percaya dengan pengakuan namja di sampingnya itu.

Seketika namja ini menatap wajah yeoja di sampingnya yang sedari menampakan wajah tak senangnya, hatinya berkecamuk memikirkan tentang hal apa yang pernah ia lakukan padanya hingga membuat yeoja periang ini sepertinya sangat membeci dirinya.

“kau tidak usah mengelak atas ucapannku Hyuk Jae-ssi, jika kau benar-benar merindukanku mungkin saat setelah aku pergi kau langsung menghubungiku. Setidaknya kau menanyakan kabarku disana, atau sekedar menyapa orang tuaku! ” tambahnya lagi membuat Eunhyuk ingin membantahnya namun dengan cepat yeoja itu menyergahnya.

“kau tidak usah susah payah membuat sebuah alasan atas kesibukanmu melakukan trainee dan jadwal yang padat setelah debut!! Gwenchana . . . naega haengbokhaeyo !!! bahagia melihatmu sukses!” tuturnya seraya mencoba beranjak namun dengan cepat sebuah tangan memeluknya dari belakang membuatnya sedikit terkejut.

“bogosipheo . . . .neomu bogosipheo” ucapnya  Sedikit mengeraskan suaranya di ruangan yang penuh dengan kaca di dindingnya ini.

“saranghaeyo . ..”

“MWOO??” pekik Eunhyuk terbelalak akan ucapan yeoja yang ia peluk itu. segera ia melepaskan pelukannya dan membalikan tubuh yeoja dihadapannya agar mampu melihat wajahnya.

“aku hanya tidak ingin menjadi yeoja pengecut, setidaknya aku mengucapkan kalimat menyebalkanitu. aku sudah cukup bosan merasa sakit ketika menyimpan perasaan ini, nyatanya aku hanya bisa menyimpannya hingga sekarang. Namun aku tak memintamu membalasnya, karena percuma . . . kita tak bisa bersatu kan? Aku tahu ada yeoja cantik yang seprofesi denganmu yang telah berhasil memasuki sebuah ruangan istimewa dalam hatimu. Aku hanya ingin memberi tahumu akan sikap yang kuambil untuk berusaha membencimu. Ini bukan lelucon april mop yang seperti dulu kaulakukan”

“Wonie . . .”

“cukup kau memperlihatkan adegan ciumanmu saat SMA . . dan biarkan aku menjalani hidupku dengan caraku! Ah ya~ sampaikan perminta maafku kepada namja-namja tampan yang memiliki banyak talenta itu. Aku tak bermaksud tidak menyukai mereka. Katakan pada mereka . . . aku menyukai Super Junior! Dan . . tenang saja aku akan tetap menepati janjiku.”

“jangan seperti ini wonie-ya . . jebalyo . . . ” lirih Eunhyuk dengan sangat pelan namun masih bisa terdengar oleh Hyo Won seraya menggenggam tangan kirinya.

“kau yang jangan seperti ini. Sampai jumpa” ucap Hyo Won seraya menepiskan tangan Eunhyuk dan menggerakan kakinya melangkah keluar dari ruangan sunyi ini.

Namja ini bahkan sangat gusar akan badai yang menerpa hatinya. Namja ini mencoba berpikir keras akan perbuatan yang mampu membuat yeoja yang ia sayangi merasakan sakit yang teramat sakit.

Eunhyuk menyandarkan tubuhnya dengan sangat lemah. Rasanya ia mampu merasakan apa yang yeoja itu rasakan. Hanya melihat sorot matanya saja, dia mengerti ada luka yang belum sembuh di tempat sana.

“jeongmalmianhae”

░░░░░░░░░░░░░░░░

Seorang namja tengah terduduk di sebuah taman dengan udara yang sangat sejuk, yeoja yang memakaiblazer hitam seragam sekolah dengan pita berwarna merah muda menghiasi rambutnya ini berjalan menghampiri dan duduk di dekatnya.

“oppa . . . kau membolos lagi eoh???” Tanya yeoja itu seraya membelokan pandangannya kewajah gusar namja di sampingnya.

“hmm~”gumamnya tanpa memperdulikan yeoja di sampingnya.

“issh!! Kau akan menjadi namja bodoh jika membolos sekolah . . .”

“hanya sehari saja” bantahnya kemudian menopang dagunya dengan tangan kanannya.

“bukankah beberapa hari lagi ulang tahunmu . . .” ucap yeoja itu berhasil membuat namja disampingnya menoleh.

“aku akan mengabulkanbeberapa permintaanmu nanti”

“yaksok?”

“yaksokhaeyo!!”

“baiklah . . .tepat di hari ulang tahunku, kau harus mau berkencan denganku dari jam 7 pagi dengan menggunakan gaun yang bagus dan sepatu yang terpasang indah di kakimu. Dan kau harus mau aku ajak ke tempat apapun!!! Tunggu aku di bangku ini lagi . . .ottohke??”

“berkencan??”Tanya yoja yang memiliki mata oval yang indah itu mencoba meyakinkan.

” . . . .” namja ini hanya mengangguk seraya menatap wajah yeoja di hadapannya yang sdikit tersentak karena jarak wajah mereka yang semakin dekat.

“saranghae”

Dentuman jantung yeojaini sangat tidak menentu, bahkan sepertinya aliran darah dalam tubuhnya seperti tidak berjalan dengan normal, membuat keringat dingin menetes dari pori-pori sekitar wajahnya ketika melihat namja di hadapannya menutup kedua matanya dan mendekatkan bibir mungilnya.

Sedetik kemudian bibir keduanya telah menyatu menyisakan bulatan kedua mata yeoja ini terkejut akan apa yang telah dilakukannya. Sejenak kemudian tanpa sadar ia menutup matanya mencoba merasakan sensasi yang begitu sulit ia maknai.

Namja ini tersenyumsetelah tautan bibir mereka terlepas.

“Hyukie oppa ..” yeoja ini benar-benar malu saat ini, menundukan wajahnya menutupi rona merah yang mulai tersbar di kedua pipi chubbynya .

“haha . . .Wonie-ya  . . . HAPPY APRIL’S FOOLDAY” pekik Eunhyuk seraya merentangkan kedua tangannya.

Yeoja ini sangat terkejut mendapat sebuah pengutaraan palsu dari mulut namja bernama Eunhyukitu.

Rasanya ingin sekali ia menangis. Namun dengan seluruh perasaan kecewa dalam hatinya yeoja ini mencoba mengganti tangis dengan senyuman manisnya.

“YAAKK!! Lee HyukJae. . . ini tidak lucu . . ishh” tukasnya seraya membersihkan bibirnya.

“dasar namja yadong. . .” lanjutnya seraya memukul keras bahu Eunhyuk

“apho  . . . haha! Wajahmu sangat lucu tadi , .”

“iishhh~~ berhenti menggodaku!!”

“bagaimana ciumanku?? Aku akan melakukan itu pada yeoja berwajah malaikat yang akan segera menjadi yeojachinguku . . . bukankah semua yeoja menyukai kiss surprisse ?? sayangnya yeoja itu sepertinya menyangka aku menyukaimu karena kita selalu bersama.”

Hatinya semakin tertusuk mendengar ucapan yang keluar dari mulut namja di hadapannya.

Sekuat tenaganya ia menahan air mata yang sedari tadi ingin keluar menampakan kesedihannya. Haruskah dia menjadi sebuah percobaan? Mengapa namja yang ia cintai begitu kejam?

Tes!

Sebuah benda cair bening menetes membasahi permukaan wajah yeoja ini.

Air yang turun dari langit itu kini semakin deras mengguyur tempat ini.

Tuhan sepertinya sengaja menurunkan air ini agar menutupi semua kesedihan yang terpendam  dalam hatinya.

Tak ayal kini wajahnyabasah bukan karena air hujan semata, dalam derasnya hujan ini ia mampu meluapkan segala tangis dengan tetesan air matanya yang tak terlihat oleh namja itu.

“apa kau tidak mau pulang??” Tanya Eunhyuk dengan sedikit berteriak.

“shireo!! Aku ingin bermain dengan air hujan . . .” tolak Hyo Won berusaha membuat sebuah senyuman di bibirnya.

“nanti kau sakit .. .”

“aniya . . . hujan sangat baik padaku , jika kau mau pulang tidak apa-apa . . . aku ingin tetap disini.”

“ah shireo! Aku juga ingin bermain air hujan denganmu.”

Seorang yeoja kini sedang terduduk di bangku taman dengan sangat anggunnya. Gaun berwarna merah muda selutut, sebuah penjepit rambut yang melekat di bagian kiri, dan highheels yang senada membuat penampilannya kini semakin terlihat feminim

Meski hati yang terlanjur sakit, namun yeoja ini tak bisa memutuskan untuk mengingkari janjinya. Dia cukup bersabar akan perasaanya yang sering sakit. Setidaknya dia bisa membuat hari namja yang ia cintai dan telah bersamanya cukup lama itu menjadi semakin membahagiakan.

Sebuah kue tart coklat kecil yang ia buat sendiri dengan dua lilin berbentuk angka yang jika di jumlahkan akan bernilai Sembilan ini menemaninya menunggu namja yang selalu membuathatinya selalu diterjang ombak.

Sinar mentari kini tak seramah beberapa jam yang lalu. Yeoja ini bahkan mulai tak nyaman dengan cuaca yang begitu terik hingga membuat beberapa bulir keringat membasahi wajahnya.

Berulang kali yeoja ini menyeka keringatnya hingga membuat riasan di wajahnya mulai terhapus, berulang kali juga yeoja itu mencoba menghubungi namja yang memintanya seperti ini, namun nihhil! Namja itu tak bisa di hubungi sekalipun.

Suara kicauan burung kini telah berganti dengan suara hembusan angin dan gemericik serangga malam ditaman ini. Meski warna-warni lampu kecil taman menerangi setiap sudutnya, tapi ruang dalam hatinya benar-benar seperti redup tak ada cahaya sedikitpun yang meneranginya.

Tetesan air matanya kini mulai membasahi pipinya untuk kesekian kalinya. saat menatap benda penunjuk waktu yang melingkar di tangan kananya, Nampak raut wajah yang begitu kecewa.

Pukul 22.00 ini tak ada tanda-tanda kedatangan namja yang ditunggunya sejak pagi.

Tak lama setelah itu, sebuah pesan dari namja bernama Eunhyuk ini tertera di layar ponselnya.

“Wonie-ya . . . dia menerimaku! Dia menjadi yeojachinguku sekarang. Woaa. Aku sangat bahagia! Kami menghabiskan waktu dari pagi hingga saat ini. Aku segera pulang dan menceritakan kepadamu!”

Setelah membaca pesan itu, Hyo Won menyunggingkan senyuman pahitnya. Bahkan saat ini ia merasa sangat menyedihkan. Padahal ia berharap namja itu meminta maaf atau sekedar menanyakannya. Namun rupanya Eunhyuk sangat bahagia di luar sana. Sementara ia menunggunya hingga larut malam dan suhu tubuh semakin dingin.

“kami mengunjungi beberapa tempat romantis di Seoul, tak lupa dengan candle light dinner. Dia begitu cantik. Ini adalah perayaan ulang tahun yang takkan pernah aku lupakan” papar Eunhyuk pada Hyo Won.

Malam yang semakin larut ini mereka tengah duduk di sebuah ruang keluarga. Tak henti-hentinya namja ini menceritakan sosok yeoja yang saat ini sedang digilainya.

“mengapa matamu merah? Kau habis menangis ya?” Tanya Eunhyuk setelah menatap lekat mata yeoja di dekatnya.

“hmm~ aniya! Tadi aku sudah tidur, tapi karena pesanmu aku terbangun. Kepalaku sakit!” jawabnya berbohong.

“jinjja?? Badanmu tidak panas . . . bahkan sangat dingin!” desak Eunhyuk seraya mendaratkan punggung tangannya di dahi Hyo Won

“ah sudahlah . . . singkirkantanganmu!! Aku mau tidur” sergah Hyo Won menepaskan tangan namja bermarga Lee itu.

“Yaak! Kau bahkan belum mengucapkan selamat ulang tahu untukku!! Palli ucapkan. Walaupun sudah lewat satu jam . . gwenchana . . . aku memerlukan doa sahabatku!”

“ahh shireo . . .berdoa saja sendiri!” tolak Hyo Won membelakangi Eunhyuk.

“apa kau mau aku cium lagi?? Cepat ucapkan!!” paksa Eunhyuk menarik tangan Hyo Won.

“geurae . . .Sangil chukka hamnida Lee hyuk Jae , aku selalu berdoa kepada Tuhan agar kau selalu bahagia dan tidak menangis” ucap Hyo Won dengan wajah yang menampakan keterpaksaan namun hatinya sangat tulus.

“menangis??”

“Haha . .  besok aku berangkat ke New York! Aku akan tinggal disana-”

“jangan bercanda Park Hyo Won!”

“jeongmallyeo! Mereka begitu merindukanku, begitupula denganku! Aku merindukan appa dan eomma!!”

“Andwae! Aku tidak mengijinkanmu!!”

“MWO??? Iishh jinja! Sudahlah. Aku harus bangun pagi. Aku mau tidur! Jaljayo”

” . . . ”

░░░░░░░░░░░░░░░░

Namja yang mengenakan kaos putih dengan jaket tebal berwarna hitam yang melapisinya ini berlari di sebuah taman yang sangat ia rindukan ini.

Langkahnya terhenti saat melihat yeoja yang memakai gaun berwarna hitam elegan sedang duduk di temani sebuah kue di sampingnya. Tak henti-hentinya ia menebar senyumannya ketika sedang menunggu seorang namja yang tengah berulang tahun kali ini.

“Wonie . . .” seru namja itu melangkah perlahan mendekat pada sebuah bangku taman itu.

“Selamat pagi Eunhyuk-ssi” sapa Hyo Won dengan tersenyum.

Panggilan itu  . . . mengapa seperti terasa tak terima dengan panggilan formal lewat  bibir yeoja itu.

Nampaknya Eunhyuk menginginkan panggilan “hyukie oppa” dari orang yang dekat dengannya ini.

“apa kau mau berdiri disana terus eoh?? Aiish!! Kau telat dua jam. Apa kau baru ingat huh?” Tanya Hyo Won yang membiasakan dirinya seolah tak ada masalah apapun.

“aku- . .  hmm~ aku-” tiba-tiba saja lidahnya begitu kelu, nafasnya seolah tertahankan. Eunhyuk benar-benar bingung saat ini.

“wae?? Kau maumeminta maaf?? Ah tidak usah! Setidaknya kali ini kau datang . . . saengil chukka hamnida Eunhyuk-ssi, appa dan eomma juga menitipkan ucapan selamat ulang tahun untukmu. Palli tiup lilinnya . . . ah ya, kau tidak usah memakan kuenya. Lilin-lilin ini mulai mencair,jadi kuenya pasti sudah terkontaminasi . . . jika kau keracunan kan tidak lucu. . hahahaha”

Yeoja ini tak henti-hentinya tersenyum gembira, namun justru itu membuat Eunhyuk semakin ingin menangis. Dia tahu bahwa yeoja yang tersenyum di hadapannya ini sebenarnya memberikan senyum palsunya.

“bolehkah aku berdoa pada Tuhan?” Tanya Eunhyuk dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

“kau lucu sekali .. . tentu saja”

“aku memohon agar tetap menjaga  perasaan yang kau miliki untukku, aku memohon agar tuhan juga menjaga perasaan yang sama yang kumiliki untukmu. Aku memohon agar yeoja yang dihadapanku ini takkan pernah tersakiti lagi. Aku memohon agar yeoja yang menari bersamaku waktu lalu akan terus menari bersamaku. Aku memohon agar kau selalu bahagia dan takkan pernah menangis lagi. . .”

Seketika itu cairan bening tak dapat ia tahan lagi, bahkan pertahanan yang ia bangun sejak saat pertama menginjakan kakinya di kota seoul agar tak menangis, namun apa . . .nyatanya pertahanan itu roboh begitu saja. Menandakan bahwa ia benar-benar terus saja merasa sakit hingga saat ini.

“kenapa kau menangis??” pekik Hyo Won disela-sela isakannya setelah melihat namja dihadapannya ini juga meneteskan air mata.

“karena kau . . . meski ini percuma, namun kau harus mengetahuinya! Sejak kau pergi doamu tak dikabulkan oleh Tuhan! Aku menangis di kamarmu . . . bahkan aku sendiri tak mengerti mengapa aku begitu seperti orang yang akan mati saat aku melihat kamarmu telah kosong! Dan ucapanku memang benar, ulang tahunku saat itu takbisa aku lupakan . . . karena itu membuatku harus merasakan kehilangan dan kerinduan akan dirimu!  Aku memang bodoh saat itu, tapi jika kau beranggapan aku tak pernah memikirkanmu, kau salah besar! Aku terus dan akan selalu memikirkanmu! Saranghaeyo yeongwonhi Park HyoWon”

Kedua tangannya merengkuh erat  tubuh mungil yeoja dihadapannya. membiarkan yeoja yang telah lama terluka menangis dalam dekapan hangatnya.

Luapan kerinduan inibegitu terlihat jelas, kedua manusia ini begitu merasakan hal yang sama yang menyiksa hati dan pikirannya selama ini.

“aku akan membuathari ini menjadi sangat istimewa . . .”

“andwae!!! Hari ini aku harus pulang . . . mereka akan menikahkanku dengan namja berkewarganegaraan Amerika!!”

“MWO????? ANDWAE!!!” pekik Eunhyuk menatap lekat mata yeoja dihadapannya. Namja ini berusaha mencari kebohongan disana. Namun tidak ada, nampaknya ini sebuah kebenaran.

Nyonya Lee juga pernah mengatakan hal yang sama, di usia Hyo Won ke-25 ini keluarganya berencana menikahkan anak permpuannya ini.

“tidak bisa . . .aku sudah menyetujuinya, meski belum memberi kabar pada keluarga calon suaminku. . . tapi-”

“TIDAK BOLEH!!! Kautidak boleh menikah dengan siapapun kecuali Aku Eunhyuk Super Junior. LEE HYUKJAE!! Aku akan pergi ke New York sekarang juga. Mereka harus tahu jika yeoja yang melakukan sexy dance saat Super Show itu sudah memiliki calon suami di Korea Selatan.”

“MWO??”

“Ne . . . aku akan melamarmu! Bukankah saat tanggal 3 bulan 3 kau berulang tahun?? Sekarang tanggal 4 bulan 4 kan?? Dan nanti tanggal 5 bulan 5 kita akan menikah! Itu akan menjadi ulang tahun pernikahan kita. ”

“Dan satu lagi . .. aku akan mengajarimu cara menari yang lebih baik lagi,  kau pikir setelah SS seoul kau bisa lolos begitu saja?? Setelah ini akan ada Super Show di beberapa negara yang memiliki ELF yang mencintai kami, kau harus mau sexy dance denganku di negara indah sejuta pulau Indonesia, negara sakura jepang, negara tembok raksasa china, bahkan kau akan menari seksi di negara tempat orang tuamu tinggal . . . New York AMERIKA !!!!”

“YAKK!!SHIREOO-”

CHUU~

“Neomu bogosipheo .. .naega piryeohae . . . jeongmal saranghaeyo”

 ~사 랑해 ~

THE END

Advertisements

One thought on “SEXY DANCE (ONESHOOT)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s