BAD GIRL AND GOOD BOY (CHAPTER 2)

bad-girl

TITLE              : BAD GIRL AND GOOD BOY

AUTHOR          : WONA

LENGTH          : CHAPTER

RATING           : PG 17

GENRE            : SCHOOL LIFE – ROMANCE

CAST               : KIM SA RANG – CHO KYUHYUN – AND OTHER CASTS

DISCLAIMER   :

THIS FANFICTION IS MINE, THE STORY IS PURE OF MY IMAGINATION. SO DON’T TRY TO BE A PLAGIAT! DON’T COPAS,  AND DON’T SHARE WITHOUT PERMISSION. THE CASTS IS BELONGS THEMSELVES AND GOD, DON’T BASH ME!

***

Warning :

FF ini dibuat tahun 2012 dan pernah dipublish pada awal tahun 2013 di blog pribadi saya sebelumnya, dan akun Facebook saya. Alur cerita tidak dirubah sama sekali, hanya perbaikan penulisan di dalamnya, Seperti beberapa kesalahan pengetikan atau typo, dan menghilangkan banyaknya ikon/huruf yang mengganggu karena maklum saat itu saya masih sangat labil – dan alay – dan mungkin sekarang juga masih.

***

Kim Sa Rang, Kang Ah Young, Park Hyo Won, Kim Hee Sun dan beberapa tokoh didalamnya adalah tokoh yang author ciptakan sendiri.

***

Preview Chapter 1 . . .

Malam ini aku mengendari motor besarku untuk membeli sebuah bukuyang seharusnya aku beli tadi siang.

cukup larut memang, tapi akhirnya aku mendapatkannya, seketika mataku menangkap sesosok yang sangat ku kenal.

Kim Sa Rang?? Dia benar-benarr keluar dari club malam itu?

Dengan jalan yang santai dan tas melingkar dibahunya itu diaberjalan seolah sangat malas. Wajahnya benar-benar lelah

Apa yang dilakukan yeoja itu di club malam selarut ini?

 

Story Begin . . .

Bad Girl and Good Boy (Chapter 2)

 

Apa aku tanyakan saja? Ah sudahlah ini bukan urusanku! Tapi..  aku sangat ingin tahu!

Ah.. tidak jadi. Sekarang aku harus pulang tugas sekolah sudah menungguku.

*

Sore ini aku sedang di rumah Kang Ah Young. Kami akan mengerjakan tugas Matematika yang cukup rumit dan sangat banyak. Kata “sangat banyak” kuucapkan karena jumlahnya memang tak sedikit yaitu 200 soal. Kami baru mengerjakan 88 soal saat di sekolah.

Aku dan Ah Young masih saling berfikir dengan soal masing-masing. Tampak dia sangat serius. Harusnya Gadis itu sudah datang dari 40 menit yang lalu tapi apa? Dia tidak ada disini Kim Sa Rang kau dimana?

Saat kutanyakan pada teman dekatnyapun dia bilang tidak tahu. Menyebalkan! Setidaknya jika dia ada disini tugas cepat diselesaikan.

“Young-ah.. Apa Sa Rang sering sekali terlambat jika ada kerja kelompok seperti ini?” tanyaku padanya.

“kau jangan Tanya aku! Bukankah kau tau jawabannya sendiri, sekolah saja dia sering terlambat apalagi hal seperti ini!” jawabnya yang berhasil membuatku berfikir dan mengiyakan jawaban seperti itu

Benar juga.

Terdengar suara pintu dibuka dan suara langkah seseorang mendekat. Siapa lagi kalau bukan yeoja yang suka terlambat ini. Dia langsung duduk dan membuka bukunya tanpa meminta maaf atau basa-basi menjelaskan kenapa dia datang terlambat? Aigoo.. yeoja seperti ini apa bisa dikatakan yeoja!

Dan Ah Young hanya melirik sekilas lalu kembali pada soal dihadapannya?

Apa memang sudah kebiasaannya?

“hey!! Kau darimana saja? Kau telat 1 jam” sergahku

“aku tidur” jawabnya dengan tampang innocent

Aissh!!

*

“Argh.. ini sulit sekali” ujarnya menaruh kertas itu dimeja.

Haha.. rasakan kau! Aku sengaja memberinya soal yang sulit, suruh siapa dia datang terlambat.

“Cepat kerjakan saja!” ucapku tanpa menatapnya.

Dia bangkit kemudian melangkahkan kakinya. Mau kemana dia?

“Yak!! Kau mau kemana?” tanyaku mendongakan kepalaku

Lalu dia berbalik dan menatapku dengan tatapan yang sulit kuartikan.

“Aku mau ke toilet, kau mau ikut?” tanyanya dengan senyuman yang mengerikan, apa maksudnya ?

“ish!! Gadis gila!!” gumamku

Ah Young tertawa lepas melihat ekspresiku. Menyebalkan!

“3 bulan disini harusnya kau sudah paham dengan sifatnya! Lagipula tenang saja Dia YEOJA SUNGGUHAN” tuturnya dengan menambah penekanan pada kata ‘Yeoja Sungguhan’

Meskipun sifatnya menjengkelkan tapi entahlah ada sisi dimana aku menyukai sifatnya itu. Aku juga tidak tau kenapa.

“kau beruntung Cho Kyuhyun. Hanya kau namja yang dekat dengannya di sekolah ini. Dan hanya kau yang dianggapnya namja!” jelasnya lalu melanjutkan aktivitasnya

Aku tidak heran apa maksud dari yang dianggapnya namja. Karena namja disini? Ckckck

Akhirnya aku telah menyelesaikan tugas sekolah yang membebaniku selama beberapa hari terakhir ini. Setidaknya aku bisa istirahat besok karena hari libur

Sekarang aku sedang mengendarai motorku menuju rumah Kim Sa Rang. Ya, karena Sudah larut malam, aku memang harus mengantarnya, awalnya dia menolak karena dia beralasan sudah terbiasa pulang larut malam. Tapi aku adalah namja, namja yang benar-benar namja tidak mungkin membiarkan yeoja pulang sendiri.

Udara memang sangat dingin, meskipun laju motorku tidak terlalu cepat namun angin malam tetap saja sangat menusuk. Tiba-tiba dia mengeratkan pegangannya hingga melingkar erat diperutku yang terhalang oleh jaket hitam yang kukenakan ini. aku sedikit terkejut, namun ya sudah aku berpikir mungkin karena dia takut jatuh atau kedinginan.

Setelah tiba di sebuah gang dia menepuk bahuku tanda untuk berhenti kemudian dia turun dan merapikan rambutnya.

“Gomawo” ucapnya tersenyum

Aigoo! Dia terlihat sangat manis saat tersenyum.

“Ne, cheonma. Ah ya!! Rang-ah, aku ingin tanya! Kemarin malam aku melihatmu keluar dari sebuah club malam, apa yang kau lakukan disana? Bukankah seorang pelajar SMA seperti kita tidak diperbolehkan masuk ke tempat seperti itu?” tanyaku sedikit ragu takut-takut kalau dia marah atau apapun padaku.

“Hum? Apa kau benar-benar ingin tahu? Jika ingin tahu, kau datang saja ke tempat itu. Aku tunggu!” jawabnya santai dengan nada menggoda.

MWO? Apa maksudnya? Apa dia gila?

“Hey. . . kau takut? Bukankah di tempatmu sebelumnya itu sudah biasa?” tanyanya mendekatkan wajahnya padaku dan menunjukan evil smile miliknya

Karena ulahnya itu membuat jantungku berdetak sangat cepat.

Memang sudah biasa, tapi aku tidak pernah ke tempat seperti itu. Aku masih memegang teguh budaya timur yang religious dan kental dengan adat istiadat

“Hati-hati! Jangan terlalu cepat, nanti kau bisa jatuh Good Boy” bisiknya sangat dekat di telingaku membuatku membulatkan mataku dan bergidik ngeri.

Aku hanya tersenyum takut dan menganggukan kepalaku. Lalu dengan cepat menyalakan mesin kendaraan bermotor roda dua ini dan segera pergi dari yeoja ini

*

“Argh!!” aku mengacak-ngacak rambutku sendiri dengan kasar.

Itu semua ku lakukan bukan tanpa alasan. Ini semua karena gadis itu “Kim Sa Rang”

Dia adalah gadis yang selalu masuk ke pikiranku tanpa seijinku bagaikan pencuri yang masuk ke dalam sebuah ruangan dan mengambil barang-barang berharga. Ya ! Bad Girl itu masuk ke pikiranku tanpa ijin dan mencuri semua konsentrasiku.

“Haah” Hembusan nafas beratku menandakan hari ini adalah hari yang melelahkan.

Benar-benar!

Belum lagi dengan ucapannya tadi.

“Hum? Apa kau benar-benaringin tahu? Jika ingin tahu, kau datang saja ke tempat itu. Aku tunggu!”

KYAA!! Apa dia memang gila?

Kutatap langit-langit ruang kamarku ini. Mataku memang tertuju pada benda di atas sana tapi di dalam sini. Kuletakan tanganku pada dada ini, benar-benar tidak beraturan debaran jantung ini.

*Tok, tok, tok.

Suara ketukan pintu membuatku sedikit tersentak dan menoleh ke arah suara itu.

“Masuklah tidak dikunci”

Itu jawabanku atas ketukan pintu kamarku.

Kuketahui Haraboji-lah orang diluar sana yang mengetuk pintuku tadi saat ia masuk dan menghampiriku.

“Ish! Cucuku ini tidak sopan sekali, eoh?” Kata haraboji duduk di samping tempat tidurku yang berukuran king size ini.

Segera aku bangun dan duduk seraya menundukan kepalaku member hormat padanya.

“Mianhae haraboji . . . ”

“siapa gadis yang kau bonceng itu kyu?”

*DEG!

Mataku membulat dan menatap haraboji. Siapa? Apa yang kakek maksud Kim SaRang?

“Aku melihatnya tadi saat aku pulang, rupanya hubungan kalian sangat dekat” lanjutnya menepuk bahuku pelan.

Mwo?

“Haha . . . Apa haraboji sedang bercanda? Kami tidak ada hubungan apapun. Jeongmal!! Dia hanya teman sekelasku. Kami mengerjakan tugas kelompok bersama. Dan soal aku memboncengnya itu karena rumahnya cukup jauh dan tentu saja aku harus mengantarkannya. Tapi sungguh kami hanya berteman”  jelasku dengan sedikit tersenyum.

“Sepertinya dia tidak cantik”

*Sa Rang’s P.O.V*

Hari ini benar-benar menyenangkan, lucu sekali ekspresi namja itu saat aku menggodanya. Benar-benar sangat polos dan taat peraturan. Namja yang sangat manis dan baik hati. Tak salah jika julukannya The Good Boy.

Baru saja aku sampai rumah. Aku sudah disambut oleh tatapan membunuh dari yeoja kecil yang cerewet ini.

“Eonni!! Kenapa kau baru datang huh? Dari pagi sampai selarut ini kau kemana saja?” Tanyanya membuatku kesal.

“aku habis sekolah” jawabku santai lalu beranjak menuju kamarku.

“MWO? Sekolahmu hanya sampai jam 3 sore, ini sudah jam 11malam” sergahnya dengan bertolak pinggang.

“Baru saja aku menyelesaikan tugas kelompok di rumah Ah Young, jika tidak percaya kau tanyakan saja padanya. Sudahlah aku lelah.”

Bocah ini, baru berusia delapan tahun tapi kenapa sangat cerewet?

“Kau ini sangat menyebalkan!! Sekarang kau juga sering meninggalkanku sendirian di rumah! Kau juga sering pulang larut malam.” Keluhnya dengan nada setengah berteriak.

“Haah~” aku hanya bisa menghela nafas beratku.

“Kim Hee Sun !! tidak bisakah kau berhenti bicara. Aku lelah. Setiap aku pulang kau selalu memarahiku, apa kau tidak bosan? Kalau begitu lebih baik aku tidak pulang saja!” Aku membentaknya namun ia sama sekali tidak takut.

“Ya sudah! Tidak usah pulang saja. Supaya aku sendirian!!” pekiknya melipat kedua tangannya.

“Ah.. shireo!!! harusnya kau melarangku! Kalau aku tidak pulang, aku tidur dimana? Dasar bocah jahat!!” ejekku lalu menutup pintu rapat-rapat.

Pertanyaan Hee Sun, Kyuhyun dan kadang Ah Young juga membuatku semakin takut

Aku juga tidak ingin terus seperti ini. Tapi bagaimana? Ini sudah menjadi apa yang memang harus ku lakukan. Semua orang bahkan menyebutku Bad Girl, Wow! sangat menakjubkan. Aku tidak bisa menjelaskan semua itu pada mereka. Aku takut merekaakan merasa kasihan padaku! Cih! Menyebalkan. Aku sangat benci dikasihani. Ini semua gara-gara ayahku ! tapi yang paling ku benci bukan ayahku melainkan ibuku! Dia meninggalkanku dan adikku.

Ya. Keluargaku, keluarga yang berantakan. “broken home” istilahnya.

Ibuku menggugat cerai ayahku dan pergi meninggalkan aku, HeeSun dan Appaku karena alasan Ekonomi. Menyebalkan! Semudah itukah cinta runtuh oleh materi? Tapi jika secara logika memang masuk akal dan ibuku adalah wanita yang pintar. Dia tidak mau hidup dalam kondisi yang sangat buruk dengan limpahan utang bukan harta. Ini karena Perusahaan appaku yang bangkrut. Masalah klasik yang membosankan!

Lalu eommaku meninggalkanku bersama oppa satu-satunya yang aku miliki. Dia memang sangat pintar. Saat itu dia memilih membawanya karena oppaku sudah lulus sekolah dan aku baru menginjak kelas 2 sekolah menengah pertama. Mungkin dia pikir jika membawaku atau Hee Sun akan memerlukan biaya hidup yang tinggi dan tidak berguna. Sementara oppaku mungkin dia bisa bekerja. Cerdik sekali!

Dan kudengar dia sekarang sudah menikah dengan namja kaya raya. HEBAT!

Meskipun appa tidak suka pulang bahkan sering membuatku hampir mati dan frustasi, setidaknya dia masih peduli kepada kami dan tidak mentelantarkan kami. Tapi tetap saja rasa benciku tak hilang pada appaku.  Dan aku harus merelakan bakatku dan keinginanku hingga bersekolah yang sama sekali tidak pernah kupikirkan untuk aku jadikan daftar sekolah yang ingin aku masuki.

Saat sekolah menengah pertama aku ingin sekali masuk ke sekolah seni unggulan bahkan di luar negeri, tapi apa? Masalah itu muncul dan menghabiskan seluruh dana untuk aku meneruskan sekolahku ke sekolah terbaik dan untunglah aku mempunyai otak yang diingin-inginkan orang-orang di luar sana. Aku mendapatkan beasiswa di sekolahku sekarang hingga aku dapat mengenyam bangku SMA saat ini.

Besok adalah hari libur tapi tidak bagiku. Setiap hari aku harusbekerja paruh waktu sepulang sekolah dan bahkan di hari libur. Sebenarnya bisa saja aku tidak melakukan itu jika aku mau hidup kelaparan. Terkadang pikiran bodoh terlintas di otakku. “bunuh diri” bukankah yeoja korea banyak yang seperti itu?

Tapi aku selalu tersenyum setelah memikirkan itu. Untuk apa? Konyol sekali. Memangnya setelah aku mati akan selesai semua masalahku? Pertanggungjawabanku terhadap Tuhan bagaimana?  Apa aku mau menjadi yeoja yang paling bodoh? Tentu saja tidak. Setidaknya aku harus menjalankan kehidupanku sebaik-baiknya dan soal maut… Itu sudah menjadi garis tuhan.

“Eonni.. Aku lapar.”

Terdengar suara Hee Sun dari balik pintu

“Memangnya kau belum makan?” tanyaku setelah membuka pintu. Dia hanya menjawab dengan gelengan kepalanya.

“Jja!! Ikut aku ke dapur!”

*

“Aish!! Aku belum berbelanja, aku lupa Sun-ah!” ujarku menggaruk-garuk kepalaku yang tidak gatal.

“Mi instan saja ya?” tawarku setelah melihat dua bungkus mi instan disana.

“shireo.. jika aku terus memakan itu, bagaimana jika sudah besar nanti. Aku pasti tidak mendapatkan badan yang bagus!” jawabnya memalingkan wajahnaya.

Issh!! Gadis jelek ini. Dia memang sangat pemilih dalam makanan.

“Tapi disini tidak ada bahan makanan apapun yang bisa kumasak pabbo yeoja.” ujarku mendorong kepalanya dengan jari telunjukku.

“Ish!! Menyebalkan, baiklah tidak apa-apa.” Akhirnya yeoja kecil cerewet ini menurut juga

***

Beberapa hari berlalu…

Saat ini aku sedang berlatih menari bersama Lee Hyuk Jae. Hyuk Jae oppa merupakan salah satu Mahasiswa di universitas yang cukup terkenal. Dia sahabat sekaligus oppa bagiku. Dia yang memberikan motivasi untukku dan memberi pengaruh baik padaku.

“Rang-ah, malam ini aku tidak bisa berlatih terlalu lama, aku ada urusan dengan Hyo Won” ucapnya seraya menghapus keringatnya dengan handuk berwarna putih itu.

“Ya sudah, Gwenchana! Aku titip Salam padanya.” Jawabku duduk di lantai.

“Oh iya! Dia memintaku untuk mengajakmu besok lusa. Aku sampai lupa, entahlah dia sangat ingin mengajakmu pergi jalan-jalan tepatnya piknik” tutur Hyuk jae oppa yang kemudian duduk mendekatiku.

“Mwo? Ah tidak mau! Nanti aku mengganggu kalian.” Tolakku menatapnya.

“Ish kau ini! Seperti yang belum pernah jalan bersama saja! Ajak Ah Young saja, Ya? ya?  Tidak ada penolakan. Otte?” tegasnya mencengkram bahuku.

“Aku tidak janji. . .” jawabku pasrah

***

Good!! Hari ini pasti akan sangat menyebalkan. Pergi piknik bersama. Aku pasti hanya akan menjadi lalat pengganggu disana. Aku mengajak Ah Young tapi dia malah mengajak Lee DongHae yang kini sudah menjadi namjachingunya. Hah! Menyebalkan. Pasti akan membosankan. Lalu aku harus bagaimana? Mengajak siapa?

Cho Kyuhyun?

Kenapa tiba-tiba pikiranku pada namja pintar itu. Lagipula mana mau dia diajak olehku. nasib yeojachingunya bagaimana? Ah! Terserah ! yang jelas aku tidak mau kejadian dulu saat jalan-jalan bersama mereka dan aku hanya bisa berdecak kesal terus menerus

Sekarang aku sedang berada di belakang kyuhyun yang sedang mengendarai motornya. Aku tidak tau saat kuhubungi dia, ternyata dia mau. Memang ini pertamakalinya aku meminta hal seperti ini tapi .. ah sudah lah!! Tiba-tiba jantungku berdegub sangat kencang. Kim Sa Rang jangan sampai kau jatuh cinta pada namja ini.

*Kyuhyun’s P.O.V*

Aku tidak tau kenapa aku langsung menerima permintaannya. Sudahlah lagipula hari ini hari libur dan aku sedang tidak sibuk, apa salahnya aku menyegarkan otakku yang setiap hari berkutat dengan buku-buku pengetahuan.

Hari ini gadis aneh ini tampak bebeda. Terlihat sangat manis dengan pakaian yang ia kenakan  sekarang dan pita berwarna senada yang ada di rambut pirang kecoklatan itu.

Apa yang kau pikirkan Cho Kyuhyun?

*Kim Sarang’s P.O.V*

 

“Dia Cho Kyuhyun temanku.” jelasku memperkenalkannya pada Hyuk oppa dan Hyo Won eonni, entah kenapa Ah Young terseyum terus bersama namjachingunya itu. Apa dia sedang mengejekku? Awas kau Kang Ah Young!

“Temanmu apa kekasihmu?” goda Hyuk oppa yang membuatku menatapnya tajam.

“Kami hanya berteman” jawab Kyuhyun tersenyum. Aigoo.. namja ini selalu terlihat manis!

“Eoh? Tunggu dulu. Bukankah ini yang kau sering ceritakan dan kau sebut si Good Boy itu?” Tanya Hyuk oppa yang membuatku menelan salivaku susah payah

“Jadi kau sering menceritakanku padanya Rang-ah” Tanya Kyuhyun menatapku.

“Sudah jangan di bahas, bukankah disini pemandangannya sangat indah? Kenapa kita tidak jalan-jalan saja.” jawabku mengalihkan pembicaraan.

“Wah! Benar, oppa aku ingin kesana, kajja!” pinta hyowon eonni menunjuk arah selatan.

“Disana lebih bagus, ayo kita kesana oppa” pinta Ahyoung menggenggam erat tangan Donghae

Sial! Sekarang mereka meninggalkanku dengan kyuhyun. Apa mereka sengaja pergi tanpa mengajakku?

“SaRang-ah” panggil kyuhyun

“Waeyo?” tanyaku mendongakan kepalaku menatap namja tinggi dan putih ini.

“Aku sekarang tahu kenapa kau mengajakku.” Jawabnya

“Ne!! kau pasti mengerti.”

“Haha, yasudah! Jja kita jalan-jalan! Bukankah kau sendiriyang bilang pemandangannya sangat indah! Kita susul mereka!” Ajak Kyuhyun menarik tanganku.

Aigoo. . . Kenapa aku bergetar seperti ini sekarang.

Kini aku bersama pasangan dengan usia diatas kami Ya! Lee Hyuk Jae dan Park Hyo Won. Mereka sangat mesra dan romantis tak henti-hentinya Hyukjae oppa menggoda yeojachingunya ini

Dan . . .

~CHU~

Hyukjae Oppa dan Hyowon Eonni berciuman.

MWO? Berciuman? Di depan kami? Sebenarnya itu sudah sering kulihat. Tapi sekarang berbeda. Disini kan ada Kyuhyun, apa mereka tidak malu? Dan kyuhyun hanya menatapku dengan tatapan heran. Baiklah sekarang Keadaan mulai tak nyaman aku menarik paksa Kyuhyun untuk menjauh.

Suasana dan keindahan alam ini memang mendorong para pasangan melakukan hal-hal yang romantis. Dan sekarang aku tidak mungkin menyusul Ah Young dan Donghae karenadari kejauhan merekapun sedang asik bergandengan tangan dan sesekali mereka berpelukan.

Bagus sekali hari ini!

“Argh!! Menyebalkan!! ” racauku duduk di rumput yang hijau ini.

Tiba-tiba kyuhyun duduk disampingku dan menyentuh bahuku. Dan itumembuatku terkejut.

“Sudahlah,  Kau tidak ingin hari ini menjadi buruk kan? Kajja kita jalan-jalan berdua saja” kata kyuhyun menatapku.

Lalu kami bangkit dan kyuhyun mengulurkan tangannya

“Anggap saja kita pacaran hari ini.”

Mwo? Apa maksudnya? Jadi saat ini dia sedang menghiburku!

“Kajja!” jawabku menggenggam tangannya dan trsenyum.

*Kyuhyun’s P.O.V*

Benar-benar perasaan yang membingungkan padahal kami hanya berjalan-jalan di taman ini, tapi ini sangat membuatku bahagia dan tak henti-hentinya tersenyum.

Yeoja ini memang sangat aneh!

“Waah.. Kyuhyun lihat kupu-kupunya sangat cantik.” Pekiknya saat ia melihat kupu-kupu yang hinggap di bunga mawar itu.

Aigoo.. kenapa sifat dinginnya menghilang begitu saja! Kemana yeoja angkuh, dingin, misterius dan sombong itu? Kemana Kim Sa Rang yang kukenal? Seolah image Bad Girl nya itu lenyap seketika. Atau inilah sifat asli yeoja dengan rambut pirang ini? Lihatlah betapa manisnya dia saat tersenyum dan mencoba menangkap kupu-kupu itu.

*

“Kajja kita main games?” Pekik Hyuk Jae hyung melambaikan tangan.

“Nde, Kajja! Bagaimana kalau games menggendong? Siapa cepat dia menang?” usul Hyo Won noona bersemangat.

“Ah.. shireo Chagi badanmu berat!” tolak Hyuk jae

“Yak!! Kau sedang mempermalukanku di depan saeng-saengku ini eoh?” sergah Hyo won noona

Haha . . . mereka lucu sekali. Akhirnya hyuk jae menyerah dan kami bermain games menggendong. Sebelum permainan dimulai tampang kim Sarang sedikit gugup atau kenapa?

“Waeyo?” Tanyaku padanya

“Memangnya kau kuat menggendongku? Kalau kalah bagaimana?” Tanyanya sedikit ragu.

Oh jadi dia meremehkanku

“Tenang saja kita pasti menang!” ucapku percaya diri

Dan game dimulai ….

Aku menggendongnya dan ternyata tubuhnya tidak terlalu berat, syukurlah! Terdengar suara keluhan dari Hyukjae Hyung dan Donghae.

“Chagi.. Aku tidak kuat.. Kau berat.” keluhan yang sama pada kedua namja ini

Akhirnya aku dan dia menang! Yeah!! sangat menyenangkan!

Permainan kedua. . . Kami berjalan miring dengan balon di perut kami. Saat di pertengahan jalan, tiba-tiba kaki Kim Sa Rang tersandung dan mengakibatkan tubuhnya jatuh ke depan membuat balon itu semakin terhimpit dan

*DOARR!*

Balon berwarna pink ini pecah

Dan tahukah?

Posisi jatuh Si yeoja yang mempunyai nama berartikan cinta ini menimpaku dan memeluku. Kami berdua terkejut dan saling menatap kemudian detik selanjutnya kami bangkit.

Aku melihat  HYUKWON couple itu menatap kami beruda. Tiba-tiba Hyuk Jae memecahkan balon berwarna kuning itu dengan jarinya dan langsung memeluk kekasihnya.

“Apa yang kau lakukan?” Tanya HyoWon noona

“Aku menuruti apa yang mereka lakukan” jawab HyukJae belum melepaskan pelukannya.

Satu jitakan dari hyo won noona untuk kekasihnya atas jawaban konyol yang membuat kami terkekeh melihatnya. Dan yang memenangkan games ini adalah pasangan Ah young dan Donghae

Saatnya makan siang! Aku senang bisa mengenal teman-teman Kim Sa Rang. Mereka begitu baik dan menyenangkan. Meskipun namja bernama hyuk jae itu selalu menggoda kami, tapi dia terlihat namja yang baik hati.

“Cha!! Selamat makan!” ucap kami kompak sesaat sebelum makanan masuk ke dalam mutut kami masing-masing.

Terlihat 2 pasangan kekasih ini saling menyuapi dengan mesranya. Dan tiba-tiba Kim Sa Rang menyodorkan Cup Cake cokelat ditangannya

“Kau mau? Ini sangat manis” tawarnya dengan sangat manis. Ku rasa lebih manis dari Cup Cake yang sedang ia pegang. Aku terseyum dan kemudian mendekatkan mulutku ke Cup Cake itu lalu menggingitnya dan kembali tersenyum. Yeoja dihadapanku inipun ikut terseyum.

Lagi … Ini sangat menyenangkan.

“Woaa.. Kalian sangat serasi!” ujar Hyowon noona.

Kami hanya menundukan kepala bertanda malu. Ayolah sekarang aku kembali dibuat bingung olehnya. Apa Kim Sa Rang mempunyai kepribadian ganda?

“Kenapa kalian tidak pacaran saja?” Tanya hyukjae.

“Benar.. kalian sangat serasi.. Kami setuju jika kalian pacaran!” Kini Donghae membuka mulutnya.

“Hahaha!! Semuanya sudah setuju, kenapa kalian tidak pacaran saja?” goda Ah young

“Apa yang kalian katakan hah? Kami tidak akan pacaran!!” ujar SaRang dengan setengah berteriak

Aku menatapnya. Kenapa aku seolah tidak ingin dia berbicara seperti itu? Apa maksudnya? Apa dia tidak ingin berpacaran denganku atau apa?

“Benar! Dia tidak mungkin menjadi yeojachinguku” jawabku dingin. Entahlah aku kesal padanya.

Dia balik menatapku

“Hey!! Sudah-sudah kalian ini. Itu terserah kalian jika kalian ingin berpacaran atau tidak.”

“Tidak akan” jawabku mantap.

Aku juga bingung kenapa aku jadi semarah ini. Ku lihat yeoja aneh ini hanya bisa menundukan kepalanya. Kenapa jadi seperti ini?

“Aku pulang duluan.” pamit SaRang bangkit dari tempat duduknya.

Mwo? Pulang?  Apa yang sebenarnya yeoja ini pikirkan

“Yak!! Andwae!!” pekik Hyukjae hyung menggenggam tangannya mencegah yeoja keras kepala ini pergi, tapi semua sudah tau sifatnya. Jika yeoja ini mengatakan pergi ya pergi. Jika tidak ya tidak. Kami hanya bisa saling menatap setelah SaRang melangkahkan kakinya. Entahlah setan mana yang merasukiku. Aku tiba-tiba khawatir padanya dan mengejarnya.

“Kau kenapa? Apa karena ucapanku?” tanyaku  berhati-hati.

“Anio.. aku tidak apa-apa” jawabnya dingin.

Aishh!! Sifat dulunya mucul lagi

“Aku antar ya?” tawarku

“Tidak usah! Aku tidak ingin menyusahkanmu lagi.” jawabnya tanpa menatapku.

“Jika kau menolak aku antar berarti kau marah padaku!” ucapku merentangkan tanganku menghalanginya.

“kenapa kau memberiku pilihan yang mudah” tanyanya kemudian  pergi meninggalkanku.

Apa maksud perkataanya? Aku mulai berfikir mencerna ucapannya itu. Berarti dia marah padaku? Dia marah padaku? Kenapa?

Kubalikan tubuhku dan hanya bisa menatap punggungnya yang mulai menjauh pergi dengan langkah yang cukup cepat itu.

“Apa yang membuatmu marah padaku Kim Sa Rang?”

To Be Continue . . .

Advertisements

9 thoughts on “BAD GIRL AND GOOD BOY (CHAPTER 2)

  1. Kenapa rasa nya gereggettt TU muncul sekarang sama kelakuan si sarang itu errr ahahah ah tapi si kyu Omg dia manis sekali wkwk oke d tunggu next Chan nya semangat !!!!

    Liked by 1 person

  2. Kyu d sini jd anak baik2 yaaa, pdhl dia dulu dr luar negeri n d sanas pasti kehidupan lebih bebas, tp kyu polos banget sihhhh. Wahhhhh sa rang sptnya jatuh cinta niiii ma kyu.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s