BAD GIRL AND GOOD BOY (CHAPTER 1)

bad-girl

TITLE              : BAD GIRL AND GOOD BOY

AUTHOR          : WONA

LENGTH          : CHAPTER

RATING           : PG 17

GENRE            : SCHOOL LIFE – ROMANCE

CAST               : KIM SA RANG – CHO KYUHYUN – AND OTHER CASTS

DISCLAIMER   :

THIS FANFICTION IS MINE, THE STORY IS PURE OF MY IMAGINATION. SO DON’T TRY TO BE A PLAGIAT! DON’T COPAS,  AND DON’T SHARE WITHOUT PERMISSION. THE CASTS IS BELONGS THEMSELVES AND GOD, DON’T BASH ME!

***

Warning :

FF ini dibuat tahun 2012 dan pernah dipublish pada awal tahun 2013 di blog pribadi saya sebelumnya, dan akun Facebook saya. Alur cerita tidak dirubah sama sekali, hanya perbaikan penulisan di dalamnya, Seperti beberapa kesalahan pengetikan atau typo, dan menghilangkan banyaknya ikon/huruf yang mengganggu karena maklum saat itu saya masih sangat labil – dan alay – dan mungkin sekarang juga masih.

 ***

Kim Sa Rang, Kang Ah Young, Park Hyo Won, Kim Hee Sun dan beberapa tokoh didalamnya adalah tokoh yang author ciptakan sendiri.

***

Story Begin . . .

Bad Girl and Good Boy (Chapter 1)

Seorang dikatakan hebat bukanlah darimana dia berasal, dari kalangan mana dia dibesarkan, gelar apa yang dia dapatkan, dan seberapa banyak harta yang dia miliki. Melainkan seseorang yang mampu bertahan dalam kehidupannya, dimana orang lain tak mampu melakukannya dengan semangat beserta kekuatan yang dia miliki untuk mengubah hidupnya dan orang-orang disekelilingnya menjadi lebih baik.

*Kim Sa Rang’s P.O.V*

 

Menyebalkan!! Mengapa semua orang terlihat sangat berlebihan? Hanya ulangan harian saja mereka terlihat frustasi, dan berdoa “Tuhan, semoga Seonsaengnim tidak datang” cih! Berlebihan. Dasar anak malas dan bodoh! Dan Si Pintar Anak Emas itu hanya tersenyum seraya mendekap bukunya seolah berkata “Aku pasti mendapat nilai tertinggi!” Hah! Percaya diri sekali, bahkan seolah menghina rekannya.

Meskipun aku tidak terlalu pintar, tapi aku tak sebodoh mereka yang mencoba menaruh buku di kolong meja, menaruh secarik kertas conntekan di saku bajunya bahkan di dalam tempat pensil. Cerdik sekali!

Juga mereka sangat pandai dalam menggunakan alat komunikasi. Sepertinya mereka mempunyai semboyan “Gunakanlah alat komunikasi sebaik-baiknya -Handphone” pintar sekali. Ponsel itu digunakan untuk mencari jawaban lewat internet dan mengirim pesan kepada temannya. Bahkan rumus dan rangkuman.. mereka tulis di draft pesan, pecundang!

Apa itu yang dikatakan menggunakan dengan sebaik-baiknya?

Seongsaengnim masuk dengan membawa banyak kertas. Kertas yang berisikan sesuatu yang dibenci para siswa, kertas yang membuat para siswa harus rela tidur larut malam dan jalan terakhir membuat contekan – Kertas ulangan.

“Geurae, tak perlu basa-basi lagi! Hari ini telah kalian ketahui akan ulangan dan seperti biasa.. tidak boleh berisik dan tidak boleh mencontek!” ujar Kim Songsaengnim panjang lebar.

“Algeuseumnida.” semua bersorak kompak.. Pintar sekali.. Munafik..

“Yonghwa.. bagikan soalnya.” perintah songsaengnim pada Si Ketua Kelas.

Si Penguasa so’ pintar itu.. Aish!! Aku benci wajahnya.. Penjilat!

Menit pertama terasa sangat tenang dan sunyi. Mereka focus pada soal mereka masing-masing? Apa benar seperti itu? Bukannya memikirkan “Apa tidak akan ketahuan? Apa soal ini ada di contekanku?”

Ish!!

30 menit berlalu

“Sst..”  “Sst.. Hey..”

Bisikan itu.. apa sudah menjadi tradisi saat ujian berlangsung – bisikan orang bodoh. Dan kini yang paling populer dan tertekan adalah si pintar ranking satu. Mereka memanggilnya.. dan diakhir kalimat terdapat beberapa angka.

“Minji-ah, no 1. 2. 3”

“Minji-ah 9, 10, 11″

Aish.. apa mereka sedang belajar berhitung.. pabbo!!

“Sa Rang-ah..” seru seorang namja pelan, siapa namja itu? Ah.. terserah aku tidak ingin menengok ke belakang.

“Sa Rang-ah,.” Panggil Kang Ah Young teman sebangkuku.

“Mwo?” tanyaku tanpa menatapnya.

“Apa kau telah menyelesaikan uraiannya?” tanyanya berbisik.

“Nde, aku sudah menyelesaikannya.. wae?” tanyaku mendongakan kepalaku..

“Apa itu jawaban yang benar?” Tanya nya lagi dengan sedikit melirik kertasku.

“Mollayeo.. meskipun salah, aku tidak peduli!” jawaku membalikan kertasku.

“Ish..” dia memanyunkan bibirnya. So imut sekali temanku ini.

“Sa Rang-ah”

 

Siapa lagi yang memanggilku.. ish. Menyebalkan. Aku malas melihatnya.

Kenapa songsaengnim itu tidur seperti babi.. apa tidak terganggu sedikitpun dengan kebisingan orang-orang disini. Lemparan kertas. Bisikan orang bodoh.. semuanya membuatku muak.

*Pukk!

Kertas jatuh tepat dimejaku.

“ige mwoya?” batinku.

“Sst.. Sst.. Rang-ah.. Palli berikan kertas itu padaku.” Pinta si gadis yang so’ cantik Jang SunRa.

“Shireo..” ucapku dingin.

“Ish.. kau ini! Palli lemparkan padaku” Ck! Kelakuannya benar-benar tidak sama dengan wajahnya.

“Aku bilang tidak mau ya, tidak!” ucapku dngan gelengan kepala tanpa menatapnya. Tiba-tiba dia berjalan mendekat lalu mengabil kertas itu.

Kenapa tidak dari tadi?

“Sst.. Sst.. No. 13,14,15.”

Ish.. apa mereka memang sedang belajar menghitung. Lihatlah tampang mereka.. begitu memalukan menengok ke belakang, ke samping, dengan tatapan ketakutan.. benar-benar seperti orang bodoh.

“Kim Sa Rang”

Namja yang dibelakang itu memanggilku lagi. Ish.. aku benar-benar sudah tidak sabar lagi. Aku berdiri dan ku balikan tubuhku menatap tajam namja yang disamping belakang kursiku.

“WAE? KENAPA KAU MEMANGGILKU, HUH?” pekikku padanya.

“…”

Sebelum namja itu menjawab pertanyaanku sebuah teriakan ganas terdengar.

“Kim Sa Rang !! Berikan Kertas Jawabanmu Padaku Dan Keluar!” pekik songsaengnim

“kau ini.. sudah kubilang jangan berisik!” gumamnya

Ternyata teriakanku membangunkannya.

“Algeusemnida.. Songsaengnim” ucapku lantang dan menekan kata terakhir pada ucapanku.

Dan tak perlu menunggu waktu lama ku taruh itu di mejanya dan keluar. Tidak terlalu buruk! Lagi pula aku sudah menyelesaikannya. Setidaknya bisa membuat mereka menghentikan aktivitas mereka mncontek.

*Author’s P.o.V*

Saat ujian telah usai. Kim Sa Rang  masih duduk di depan kelasnya dengan memainkan ponselnya. Namun tiba-tiba seorang namja berdiri tepat di hadapannya. Yeoja yang memiliki ciri khas berbeda dari yeoja yang lainnya ini  mendongakan kepalanya.

“Neo!”
Yeoja ini memalingkan wajahnya dan tersenyum sinis setelah mlihat namja di hadapannya.

“Mianhae..” kata namja tampan bernama Cho KyuHyun ini. Lalu dia duduk disamping SaRang.

“Untuk apa? Tanya gadis ini dingin

“Aku minta maaf karena tadi gara-gara aku kau dipaksa keluar!” jelas KyuHyun

“Gwenchana!” jawab Sa Rang seperti biasa tanpa menatap wajah namja ini

“Kenapa sepertinya kau tidak terlalu memikirkan hal tadi?” Tanya KyuHyun ingin tahu

“Untuk apa? Bukankah itu sudah terjadi.. jika aku pikirkan memangnya bisa berubah eoh? Itu tidak penting! Masih banyak masalah yang lebih penting dan harus kupikirkan!” jawabnya menatap KyuHyun.

“Apa kau tidak mau tau kenapa aku memanggilmu?” Tanya KyuHyun sedikit mendekatkan wajahnya dengan menengok pada wajah yeoja ini.

“Anio.. Tidak perlu!” jawab SaRang  masih fokus dengan gadgetnya.

“Ish! Kau ini.. baiklah.. dengarkan baik-baik yaa.. tadi aku memanggilmu karena.. hmm.. resleting  rokmu sedikit terbuka!” bisik namja ini membuat yeoja ini membulatkan matanya.

“MWO?” pekik yeoja ini tepat di depan wajah KyuHyun.

“Ish! Jangan berteriak.. sepertinya Resletingmu masih ….” Ucapannya terpotong seketika saat

“YAKK!!!” Kim SaRang berteriak lagi

Tangan yeoja ini beralih ke belakang menyusuri roknya. Dan merasakan memang resletingnya sedikit terbuka

“Ish! Ceroboh.. Apa mereka melihatnya?” Ekspresi gadis ini berubah menjadi sangat… cemas!

“Kurasa tidak! Hanya aku yang melihatnya” jawab KyuHyun polos.

“mwo? Apa yang kau lihat huh?” Tanya Sa Rang membulatkan matanya.

“Tidak ada.. lagi pula itu tidak terlalu jelas” Ujar Kyuhyun tersenyum.

‘kenapa namja ini suka sekali tersenyum?’ Batin Sa Rang

“Huuh” yeoja ini menghela nafas panjang

Seorang namja berjalan bersama yeojachingunya namun berhenti seketika namja ini melihat SaRang dengan tatapan yang sulit diartikan.

“kenapa berhenti?” Tanya Jang SunRa manja dan masih menggenggam erat namjachingunya Junghyun

“Kenapa terus menatapnya? Apa kau menyukainya?” teriak Sun Ra menyadarkan Jung Hyun

“A-anio.. siapa yang menyukainya? Gadis angkuh seperti itu! Aku tidak suka!” jawab Jung Hyun melipat kedua tangan di dadanya.

“Baguslah, memang benar! Gadis aneh ini tidak pantas disukai namja manpun.”

SaRang mendengarnya hanya menatap sinis kedua orang yang memang sangat menyebalkan

“Bisakah kalian pergi! Kau menghalangi batu kerikil yang kulihat itu! Kau merusak pemandangannya!” ujar Sa Rang tersenyum sinis.

“Mwo??” Tanya Sun Ra tak percaya

“Apa kau tuli, huh? Aku sedang melihat kerikil itu.. karena menurutku kerikil itu lebih bagus darimu.. jadi jangan halangi aku! Kalian hanya mengganggu saja!” jelas yeoja ini dengan nada  menyinggung.

“Mwo? Apa kau pabbo eoh ? Jelas-jelas lebih baik melihatku daripada benda mati tak berguna itu!” tutur Sun Ra menaruh kedua tangan di pinggangnya dan bergaya seolah memperlihatkan tubuhnya dengan seragam ketatnya.

“Haha.. Kau lucu sekali!! Aku lebih suka batu kerikil itu,. Dia diam tak mengganggu siapapun, bahkan sangat berguna.. tidak banyak bicara dan tidak banyak gaya sepertimu.. meskipun bentuknya bagus, tapi jika hanya bisa menggangu orang lain, untuk apa?”

“Kim Sa Rang ” geram SunRa

Sa Rang melangkahkan kakinya meninggalkan orang-orang itu. Dan ekspresi SunRa saat ini.. benar-benar Marah –Kesal -Jengkel dan semuanya..

*Kyuhyun’s Pov*

Yeoja itu.. Bukankah sangat menarik?  Yeoja yang beberapa pekan ini menarik perhatianku. Meskipun setiap hari selalu membuatku berdecak kesal dan memancing emosiku, tapi aku yakin dia gadis baik. Benarkah itu? Molla!

Aku adalah siswa baru disini. Baru sekitar 3 bulan aku mempertaruhkan otakku di Sekolah ini. Bisa dilihat! Meskipun mempunyai nama besar tapi siswa disini? Aish!! Menyebalkan, jika bukan karena tuntutan Haraboji aku tidak mungkin pindah dari Los Angles.

Oke! Kembali pada yeoja yang berkepribadian aneh itu, sedikit gambaranku, yeoja itu sangat keras kepala, sombong, angkuh bahkan tidak ada ramah sedikitpun namanya sangat unik “Kim Sa Rang” tapi perilakunya lebih unik dari namanya. Kudengar dia disebut “Bad Girl” oleh siswa-siswi disini karena dia sering terlambat dan membolos sekolah. Bahkan beberapa kali dia kepergok keluar dari club malam dan sering pulang larut malam.

Mengapa dia bisa masuk ke tempat seperti itu? Memangnya tidak ditangkap polisi atau semacamnya? Aku bingung, tapi aku menyukai bakatnya. Menyanyi dan menari, dia sangat pandai menari dan suaranya tidak terlalu buruk menurutku, karena pernah suatu saat dia menampilkan bakatnya itu di acara pentas seni bulanan.

Kadang aku bertanya, dia mempunyai bakat menari dan bernyanyi kenapa tidak masuk ke sekolah seni? Lalu soal namanya.. Kim Sa Rang bukankah artinya cinta. Kenapa sifatnya tidak seperti cinta? Bahkan dia sering keluar masuk ruangan masalah kesiswaan.

Namun ada yang aku tidak suka darinya gadis ini mempunyai 3P1T yaitu Penilaian, penafsiaran, pendapat dan Teori sendiri yang terkadang Teori, pendapat, peenafsiran dan penilaiannya itu tidak semua benar namun dia tetap mempertahankan itu. Ya ! sudah kubilang dia sedikit egois dan angkuh. Tidak semua pendapatnya itu baik dan benar tapi dia tetap beranggapan seperti itu. Benar-benar keras kepala. apa ada yeoja seperti itu? Entahlah aku tidak bisa membantah jika orang-orang menyebutnya “Bad Girl” tapi aku juga tidak bisa mengikuti opini mereka karena aku belum lama kenal dengannya.

Dari kejauhan ku lihat EunSook berjalan lurus

Sepertinya dia akan menghampiriku karena belum dekatpun dia sudah melambaikan tangan dan tersenyum padaku. Dia adalah Hoobae-ku . Eunsook gadis lembut, manis dan ceria ini duduk di kelas 2B. Dia sangat pandai membuat suasana hatiku menjadi lebih baik.

“Annyeong Oppa” Eun Sook menundukan kepalanya menyapaku ramah selalu dengan senyuman itu.

“Annyeong.. ada apa? Kau mencariku? ” tanyaku tersenyum padanya

“Ne.. oppa.. Kau mau tidak mengantarku ke toko buku? Ada film baru yang ingin ku beli! Eotte?”

“Hmm” aku berfikir sejenak. Aku tidak bisa menolak permintaannya.. jadi kuputuskan Ya!

“Ne.. aku bisa” jawabku

“Yaksok?” tanyanya antusias.. lucu sekali!

“Yaksokhae”

Dia tersenyum puas, senyumannya itu sangat manis.

Kami cukup dekat. Mungkin karena dialah yeoja pertama yang aku kenal setelah pindah dari negeri seberang sana

* Author’s Pov *

Waktu Kegiatan Belajar Mengajar telah usai. Kini seorang yeoja yang bernama Kim Sa Rang itu sedang menunggu KyuHyun di gerbang bersama temannya Kang Ah Young

“Itu dia ..Cho KyuHyun!! Teriak SaRang melambaikan tangan,

KyuHyun yang baru keluar itu mengahmpiri yeoja yang memanggilnya. Tapi dia tidak sendiri.. dia bersama Eun Sook.

“Waeyo?” Tanya KyuHyun

“Hmm.. mengerjakan tugas kelompok kita kapan? Jigeum? Bisa tidak?” Tanya SaRang

“Eotte?” Tanya Kang Ah Young setelah melihat cho kyuhyun yang tampak berfikir itu

“Hmm.. Besok saja bagaiamana?? Hari ini aku sudah ada janji dengan Eun Sook!” jawab KyuHyun

‘Pasti seperti itu, setiap orang lebih memilih kekasihnya daripada apapun, menyebalkan! Apa sepenting itukah manusia yang belum pasti menjadi pendamping hidupnya untuk seseorang itu?’ batin Sa Rang.

“Ya sudah.. nanti saja.. kajja Ah Young kita pulang” Sa Rang menarik lengan temannya ini

“Hey.. SaRang-ah” seru KyuHyun

Namun mereka tetap melangkahkan kakinya. Raut wajah KyuHyun tampak menyesal atau bahkan kecewa.

“Oppa,  jika kau sibuk batalkan saja, aku tidak apa-apa” Ucap Eun sook

“Anio, aku kan sudah janji padamu.. JJja!”

* Sa Rang’s Pov *

Kini malam semakin gelap. Bintang bintang mulai menyinari dengan sinarnya yang indah itu dan bulan dengan anggunnya bersinar seolah tersenyum dengan cahaya itu.Aku ingin sekali menjadi bintang,. Meskipun saat malam mata manusia terkadang dapat menagkap bintang dan terkadang tidak, bukankah bintang tidak pernah pergi, bukankah bintang selalu disana di tempatnya bersama bintang yang lain, aku yakin bintang disana tidak pernah kesepian

Malam ini Kang Ah Young menginap di rumahku Apa dia tidak bosan? Selalu seperti ini. Aku yakin dia sedang ada masalah.

Sejak tadi dia menekuk wajah jeleknya itu. Matanya selalu menatap ke atas, ada apa dia atas? Dia benar-benar bodoh. Langit-langit rumah benda mati dia pandangi terus dan menaruh tangan kanannya di dagunya untuk menjadi tumpuan.

.

“Sa Rang-ah.. Aku mau ceritakan sesuatu padamu..” ujarnya beranjak menuju tempat tidur

“Hmm.. Ceritakan saja!”

“Tadi saat jam istirahat. Lee Donghae menyatakan perasaannya padaku!!” adunya dengan wajah bahagia atau bingung. Molla!!

“Jinjja? Kenapa dia mencintaimu?” Tanyaku tak bersemangat

Topik cinta? Aku malas membahasnya. Sangat menyebalkan!

“Ish kau ini! Dia bilang karena aku gadis yang baik hati, lemah lembut, pengertian, pintar dan cantik!” jelas Kang Ah Young bodoh ini menirukan gaya bicara Lee Donghae

“Mwo?? Itu berarti dia tidak mencintaimu!!” kataku dengan senyuman mengejek.

“Apa maksudmu, huh?” Tanya Ah Young sedikit kesal. Terlihat jelas raut kekesalannya. Aku tahu dia juga mempunyai sedikit rasa untuk namja kelas 3B itu

“Ya.. begitu, dia bilang kau cantik? Berarti itu nafsu! Pengertian, lemah lembut?  Pintar? Berarti kagum, cantik ?Cih!! Jika kau bodoh dan jelek, apa dia akan mencintaimu?? Ayolah.. namja itu sifatnya seperti itu!!” jelasku  membuat Kang Ah Young menundukan kepalanya. Suruh siapa dia begitu bodoh.

“Lalu jika dia mencintaiku, alasanya apa?” tantang Ah Young mendekatkan wajahnya pada wajahku

“MOLLA” jawabku dengan penuh penekanan seraya mendorong kepalanya dengan satu jariku

“Tuh.. kau saja tidak tau, tapi kau mempunyai teori sendiri” sergah yeoja ini

“Itu bukan teoriku bodoh! maksudku tidak tau..  apa kau tidak tau kata-kata mutiara klasik “love don’t need the reason” cinta tak membutuhkan alasan.. meskipun terkesan berlebihan dan klasik, tapi memang mungkin seperti itu.. sudahlah.. aku ngantuk aku mau tidur!” ujarku  dengan cepat menarik selimut hingga mentupi kepalaku.

“Huuh.. menyebalkan”

Next Day . . .

Olahraga!! Ya hari ini ada jam mata pelajaran olahraga. Bukankah sangat menyebalkan jika harus berolahraga pukul 10.30 am KST? Belum lagi jika terik matahari menyengat. Bisa mati kepanasan aku. Tapi aku tidak menyalahkan matahari yang melakukan kewajibannya itu. Aku menyalahkan seonsaengnim yang mengatur jadawal olahraga kami

Kini aku sedang beristirahat di tepi lapangan, mengusapkan handuk kecil ke bagian leherku menggunakan tangan kananku dan meneguk air mineral dengan tangan kiriku Saat itu pula mataku tertuju pada siswa-siswa namja yang sedang bermain basket. Aneh ! apa namja tidak mempunyai rasa lelah? Baru saja kami semua menyelesaikan lari 500m, dan mereka langsung melanjutkannya dengan bermain basket? Benar-benar tidak bisa memanfaatkan waktu istirahat dengan baik

Ku lihat dia. Cho KyuHyun? Murid namja baru.  ya.. karena memang dia murid baru.. baru 3 bulan. Namja yang sedikit bisa menarik perhatianku. Bahkan terkadang aku memikirkannya.

Ternyata namja itu bisa bermain basket juga. Aku kira dia hanya seorang yang hanya fokus pada buku pelajaran. Namja ini mempunyai otak yang sangat sulit dikalahkan! Meskipun si ranking satu adalah Minji. Tapi aku yakin semester awal ini Si Good Boy itu akan menggantikan posisinya.

Aku berspekulasi seperti ini karena kenyataannya seperti itu. Namja ini sangat pintar, entah karena dulu dia tinggal di luar negeri atau apa? Tapi aku tidak bangga pada murid pintar itu, karena percuma jika dia mendapatkan juara olimpiade atau apapun mewakili sekolah kami – dia bukan murid dari sekolah kami.

Bukankah dia mendapat ilmu dari luar sana? Dan siapa yang membimbingnya sampai sepintar itu? Bukan seonsaengnim dari sekolah kami kan? Tapi jika memang si namja baik itu memang sudah mempunyai IQ diatas rata-rata sejak dia lahir berarti dia sangat beruntung. Namja Bernama Cho Kyuhyun itu kurasa namja paling Good disini. Karena apa? Namja-namja disini semuanya mempunyai sifat yang sangat kubenci. Merokok, bolos sekolah dengan alasan yang konyol, dan semua kenakalan remaja lainnya!

Aku kembali menatap sekitar dengan menyipitkan mataku karena memang cuaca sangat panas! Cuacanya benar-benar membuatku gila

“Kenapa panas sekali?”  pekikku mengusap wajahku kasar

Tiba-tiba seseorang menepuk bahuku lalu duduk di sampingku

Dia? Namja yang so’ manis ini lagi?

“Kau membenci matahari?” Tanyanya menatapku

Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja tidak

“Anio!” jawabku menatap ke arah lain.

“Bagus lah!! Karena bukan salah benda bercahaya itu! Dia hanya menjalankan tugasnya, dan  kau tahu? Aku sangat heran pada semua orang  yang selalu menyalahkannya. Padahal matahari adalah sumber dari segala sumber energy yang sangat diperlukan makhluk hidup di bumi ini” jelasnya teoritis.

“Arraseo!” ucapku lagi – singkat.

“Dan, terkadang manusia lebih menyukai bulan,  bukan aku tidak suka bulan. Tapi bukankah sinar bulan berasal dari matahari. Bukankah meskipun malam, matahari selalu memberikan energinya. Jika cuaca sekarang sangat panas itu semua karena ulah manusia, ini dampak global warming! Gara-gara mereka atmosfer bumi semakin menipis”

Sebelum dia memberikan penjelasan tentang astronomi pendidikan lingkungan hidup dan biologi yang sangat panjang dan rumit, lebih baik aku pergi. Aku bangkit dengan memegang handuk kecil dan botol minumanku lalu pergi meninggalkannya.

“Rang-ah.. kau mau kemana?” tanyanya dari belakang

“Pulang!” jawabku singkat tanpa menoleh

“Mwo? Bukankah ada satu mata pelajaran lagi?” tanyanya lagi

“Wae? Aku lelah! Aku mau tidur di rumah…” Jawabku santai lalu melanjutkan langkahku yang sempat terhenti itu

*Kyuhyun’s Pov*

Lihatlah, dengan santainya dia melangkahkan kakinya dan mengatakan mau tidur? Aigoo… aku benar-benar salah telah menerima dengan pasrah untuk aku di sekolahkan di tempat ini!!

*

Malam ini aku mengendari motor besarku untuk membeli sebuah buku yang seharusnya aku beli tadi siang. cukup larut memang, tapi akhirnya aku mendapatkannya. seketika mataku menangkap sesosok yang sangat kukenal

Kim Sa Rang? Dia benar-benar keluar dari club malam itu.

Dengan jalan yang santai dan tas melingkar dibahunya itu dia berjalan seolah sangat malas. Wajahnya benar-benar lelah. Apa yang dilakukan yeoja itu di club malam selarut ini?

To Be Continue …

Advertisements

15 thoughts on “BAD GIRL AND GOOD BOY (CHAPTER 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s